Sampah Menumpuk Sejak Lebaran, Warga PCL Kerja Bakti dan Protes DLH Cirebon

tumpukan sampah
PROTES: Warga Perumahan Puri Cirebon Lestari (PCL) melakukan kerja bakti dan aksi protes dengan memasang baliho besar akibat tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut, kemarin. FOTO: SUGIANTO/RADAR CIREBON GROUP
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Tumpukan sampah di ruas Jalan Soekarno – Warung Asem, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, akhirnya memicu aksi warga.

Puluhan warga Perumahan Puri Cirebon Lestari (PCL) melakukan aksi protes sambil melakukan kerja bakti, setelah sampah tak kunjung diangkut sejak Lebaran Idul Fitri 1447 H.

Aksi tersebut menjadi bentuk kekecewaan warga terhadap lambannya penanganan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga:Perusahaan Pintu Baja Fortress Buka Cabang di CirebonVolume Pengiriman Barang JNE Cirebon Melonjak di Bulan Maret, Produk Fashion Dominan

Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga menimbulkan bau menyengat yang semakin parah saat hujan turun.

Ketua RW 07 PCL, Yeyet Nurhayati SPd mengatakan, aksi ini dilakukan karena kondisi sudah tidak bisa ditoleransi. Selama ini warga masih bersabar, namun situasi kali ini dinilai berbeda.

“Biasanya tidak sampai ada aksi seperti ini. Tapi sekarang kondisinya sudah sangat mengganggu karena sampah terus menumpuk dan tidak segera diangkut,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Menurut Yeyet, dampak penumpukan sampah sangat dirasakan warga dan pengguna jalan. Bau tidak sedap bahkan masuk ke area perumahan, terutama saat hujan mengguyur.

“Baunya sangat mengganggu, apalagi kalau hujan. Sampah jadi basah dan aromanya semakin menyebar,” ungkapnya.

Dijelaskan Yeyet, pihaknya sebelumnya telah berupaya berkoordinasi dengan DLH. Namun, dari informasi yang diterima, sejumlah armada pengangkut sampah dalam kondisi rusak sehingga pengangkutan tidak berjalan maksimal.

“Informasinya banyak kendaraan pengangkut yang rusak dan belum ada pengadaan baru,” jelasnya.

Baca Juga:Desak DK PBB Rapat DaruratEpson Dorong Efisiensi dan Produktivitas Kantor

Meski sempat viral, aksi warga akhirnya mendapat respons. DLH memastikan pengangkutan sampah akan segera dilakukan.

“Rencananya, hari ini sampah akan diangkut menggunakan lima dump truk, ditambah satu alat berat beko dari DPUTR,” pungkasnya. (sam)

0 Komentar