Harga Plastik Melonjak 90 Persen, Harga Sembako pun Ikut Terkerek

Harga Plastik
TOKO PLASTIK: Kenaikan harga plastik di Toko Sumber Makmur mulai terjadi sejak konflik di Timur Tengah memanas. Kenaikannya cukup signifikan, bahkan hampir mencapai 80 sampai 90 persen. FOTO: APRIDISTA SITI RAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

Ia juga menyebut pasokan bahan baku mulai terbatas dalam beberapa waktu terakhir.

“Pasokan bahan makanan juga cukup sulit didapat,” ujarnya.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, Kiki mulai menerapkan biaya tambahan untuk kemasan bagi pelanggan take away sebesar Rp2.000 hingga Rp3.000 per pesanan. Kebijakan ini telah diberlakukan sejak sepekan terakhir.

“Pelanggan tidak keberatan. Untuk sementara belum bisa mengganti jenis kemasan karena belum ada alternatif yang sesuai dengan standar dan harga lebih terjangkau,” katanya.

Baca Juga:Epson Resmikan Solution Center di SurabayaPerintah Masuk Bunker, Menyusul Meningkatnya Eskalasi Konflik di Lebanon

Pengusaha Pastry Siapkan Kemasan Ramah Lingkungan

Kenaikan harga plastik mulai berdampak pada pelaku usaha pastry. Meski demikian, beberapa jenis kemasan seperti plastik Oriented Polypropylene (OPP) masih sulit digantikan karena menjadi kebutuhan utama dalam pengemasan produk.

Owner Cherrelle Patisserie, Lourana Varencia, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum merasakan langsung kenaikan harga plastik karena stok telah disiapkan sebelum Lebaran. Namun, ia mulai menyiapkan langkah antisipasi dengan mencari alternatif kemasan ramah lingkungan (eco friendly).

“Saat ini di beberapa tempat stok plastik mulai terbatas. Kami mulai mencari alternatif tas belanja ramah lingkungan yang dapat digunakan ulang, meski nantinya akan ada biaya tambahan sekitar Rp2.000 hingga Rp5.000,” ujarnya.

Menurutnya, rencana tersebut masih dalam tahap persiapan, mengingat kebutuhan plastik saat ini masih terpenuhi. Ia menegaskan, plastik OPP tetap dibutuhkan untuk membungkus roti, sementara beberapa kemasan cup juga menggunakan laminasi plastik yang belum dapat digantikan bahan lain.

“Untuk kemasan utama seperti OPP belum bisa diganti. Terakhir kami membeli kemasan custom di Karawang dengan harga yang masih sama sebelum Lebaran, namun informasinya saat ini sudah naik sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Selain kenaikan harga plastik, Lourana juga menyebut sejumlah bahan baku pastry turut mengalami kenaikan harga. Di antaranya susu UHT, cokelat, kacang pistachio, butter, dan tepung.

Harga pistachio, misalnya, naik dari Rp450 ribu menjadi Rp700 ribu per kilogram. Sementara harga cokelat meningkat sekitar 40 persen.

Baca Juga:DPRD Cirebon Dorong Kolaborasi dan Pembangunan BerkelanjutanSaat Fadli Zon Mengunjungi Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang Cirebon

“Kenaikan pistachio dipengaruhi faktor global, sementara susu UHT saat ini sulit didapat karena pasokan dari supplier terbatas,” jelasnya.

0 Komentar