RADARCIREBON.ID – Delapan klub terbaik siap bertarung pada babak perempat final Liga Champions musim 2025/2026. Yang paling menonjol tentu saja duel antara Real Madrid melawan Bayern Muenchen.
Leg pertama pertarungan dua raksasa Eropa itu berlangsung dini hari nanti (8/4) WIB di Santiago Bernabeu, Madrid (siaran langsung Moji TV/streaming pukul 02.00 WIB).
Duel ini sering dijuluki sebagai “El Clasico Eropa”. Itu karena sejarah panjang dan rivalitas kuat kedua klub di kompetisi antarklub Eropa. Pertemuan ini menjadi salah satu laga paling dinanti karena mempertemukan dua tim dengan tradisi kuat di kompetisi elite tersebut.
Baca Juga:Muscab PKB Kuningan, Ujang Kosasih Beberkan Capaian Kerja Politik Sejak 2009Revitalisasi Tambak Nila di Indramayu untuk Kesejahteraan, Bukan Memiskinkan Petani
Kedua kubu sama-sama datang dengan performa solid dan ambisi besar menembus semifinal, menjadikan duel ini sangat krusial.
Real Madrid akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah di Santiago Bernabeu pada leg pertama. Sementara itu, leg kedua akan digelar di Allianz Arena yang dikenal angker bagi tim tamu, sepekan kemudian.
Setelah hasil mengecewakan melawan Real Mallorca di LaLiga, Real Madrid kini tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Fokus mereka langsung tertuju pada laga besar melawan Bayern di Liga Champions. Pertandingan lawan Bayern bukan sekadar duel perempat final biasa. Tapi bisa menjadi penentu masa depan Alvaro Arbeloa di Santiago Bernabeu.
Tekanan terhadap pelatih Real Madrid tersebut kembali meningkat setelah timnya gagal menjaga persaingan di puncak klasemen LaLiga. Kini, jarak dengan Barcelona semakin melebar dan situasi itu membuat Liga Champions menjadi satu-satunya harapan realistis untuk menyelamatkan musim.
Alvaro Arbeloa disebut siap melakukan beberapa perubahan besar dalam susunan pemain Real Madrid saat lawan Bayern di liga champions. Melansir DefensaCentral, menurut laporan yang beredar, Arbeloa berencana mencadangkan tiga pemain, yakni Eduardo Camavinga, Manuel Angel, dan Brahim Diaz. Keputusan itu disebut diambil demi membangun tim yang lebih kompak dan lebih seimbang saat menghadapi Bayern.
Camavinga sebenarnya merupakan salah satu pemain penting di lini tengah Real Madrid. Namun dalam beberapa pertandingan terakhir, performanya dianggap belum cukup stabil.
