RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai target. Sekolah ini ditargetkan sudah bisa digunakan untuk menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, dengan satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (6/4).
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon.
Dalam pertemuan itu, Kementerian PUPR menegaskan agar proyek tidak mengalami keterlambatan. Pemerintah pusat menargetkan pembangunan rampung pada pertengahan Juni 2026.
Baca Juga:Perintah Masuk Bunker, Menyusul Meningkatnya Eskalasi Konflik di LebanonDPRD Cirebon Dorong Kolaborasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Target tersebut disesuaikan dengan jadwal penerimaan peserta didik baru. Dengan demikian, Sekolah Rakyat bisa langsung beroperasi sejak awal tahun ajaran tanpa penundaan.
Bupati Imron menyatakan, Pemkab Cirebon siap mendukung penuh percepatan pembangunan tersebut.
“Kami akan dorong agar pembangunan Sekolah Rakyat ini selesai tepat waktu, sesuai target yang sudah ditetapkan,” ujar Bupati Imron.
Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa. Kuota tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
Namun, sekolah ini tidak diperuntukkan bagi masyarakat umum. Calon siswa akan diprioritaskan dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk kategori desil 1 dan 2 atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Menariknya, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung pemerintah. Selain pendidikan gratis, siswa juga akan mendapatkan fasilitas pendukung, seperti makan harian dan asrama selama menempuh pendidikan.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin, sekaligus menjadi upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Baca Juga:Saat Fadli Zon Mengunjungi Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang CirebonTerdampak Konflik Global, Harga Plastik di Cirebon Melonjak hingga 40 Persen
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan kini terus dipercepat.
Diharapkan, pada Juni 2026 bangunan sudah rampung dan siap digunakan, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Cirebon dapat segera merasakan manfaatnya. (den)
