Ia pun meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tetap bekerja meski stok BBM aman. Ia menegaskan pentingnya efisiensi, penghematan, serta pencegahan kebocoran anggaran dan praktik korupsi. “Pak Bahlil bilang aman jadi tenang. Aman tidak berarti kita tenang-tenang, santai-santai. Tidak! Kita bekerja, kita waspada. Saudara-saudara, krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang,” ungkapnya.
“Krisis, kesulitan, tantangan, hambatan, rintangan adalah peluang. Membuat kita harus bekerja lebih baik. Harus bekerja lebih efisien. Tidak boleh boros. Tidak boleh ada kebocoran. Tidak boleh ada korupsi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Prabowo memastikan bahwa BBM bersubsidi akan tetap dipertahankan untuk rakyat kecil dan miskin yang mencakup sekitar 80 persen masyarakat Indonesia. “Untuk BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80% rakyat kita,” tandasnya.
PELAKSANAAN HAJI 2026 SESUAI JADWAL
Baca Juga:Jembatan Rel Kalibaru Dibongkar, Pekerjaan Terhenti, Sisa Material Masih Tenggelam di SungaiPenerapan Sekolah Lima Hari Sekolah di Kota Cirebon, Jadwal Dirombak, Anak Makan Siang di Sekolah
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 telah siap secara menyeluruh.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Almudi di Jakarta pada Selasa (7/4/2026). Keduanya membahas penguatan koordinasi dan kesiapan layanan bagi jamaah haji Indonesia.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan persiapan haji Indonesia pada prinsipnya telah selesai. Jamaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026 dan secara bertahap akan diberangkatkan ke Arab Saudi mulai 22 April 2026,” kata Menhaj saat konferensi pers di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi, khususnya Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota, serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi atas dukungan dan kerja sama yang solid dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Terkait dinamika global dan situasi di kawasan Timur Tengah, Menhaj berharap agar kondisi tersebut tidak berdampak pada operasional penyelenggaraan ibadah haji. “Kami berharap eskalasi yang terjadi tidak mempengaruhi operasional haji. Kami juga berharap ketegangan dapat segera mereda, sehingga seluruh proses ibadah haji dari berbagai negara dapat berjalan dengan lancar, aman, dan khidmat,” tegasnya.
