Musrenbang 2027, Pemkab Cirebon Tetap Prioritaskan Infrastruktur dan Ekonomi Rakyat 

Musrenbang Kabupaten Cirebon
BERI ARAHAN: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg memberikan sambutan dan arahan dalam Musrenbang Kabupaten Cirebon tahun 2027, kemarin. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai memantapkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar Selasa (7/4).

Forum ini menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam Musrenbang tersebut, seluruh perangkat daerah diminta aktif memberikan usulan program yang tidak sekadar bersifat rutin, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat

Baca Juga:Musrenbang 2027, Pemkab Cirebon Fokus Ekonomi hingga InfrastrukturMasjid Ramah Pemudik Berhasil Layani Jutaan Orang

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menegaskan, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama.

Menurutnya, infrastruktur merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini masih tahap awal. Karena itu, kami minta seluruh SKPD menyampaikan usulan yang konkret dan berdampak langsung, terutama terkait infrastruktur,” ujarnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemkab Cirebon juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis lokal.

Menariknya, Musrenbang kali ini turut mengedepankan pendekatan budaya. Pemkab menghadirkan budayawan untuk menggali potensi lokal yang dapat diintegrasikan dalam pembangunan daerah.

Salah satu inspirasi yang diangkat adalah sosok Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunungjati, yang dinilai tidak hanya berperan sebagai ulama, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat pada masanya.

“Kita ingin pembangunan ini memiliki akar budaya. Dari sejarah, kita belajar bagaimana ekonomi masyarakat bisa tumbuh,” kata Imron.

Dalam diskusi, muncul pula gagasan untuk menghidupkan kembali budaya produktif masyarakat, seperti pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya ikan, menanam sayuran, hingga mengembangkan usaha rumahan.

Baca Juga:Baznas Siapkan 9,4 Ton Beras untuk Amil Kelurahan dan KecamatanRazia Gabungan dan Tes Urine di Rutan Kelas I Cirebon

Program sederhana tersebut dinilai relevan untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menjadi solusi di tengah tantangan ekonomi saat ini.

“Kalau ini digerakkan kembali, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Pemkab Cirebon juga berupaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran melalui pembukaan peluang investasi guna menciptakan lapangan kerja baru.

Namun demikian, generasi muda juga didorong untuk lebih kreatif dan mandiri dalam menciptakan peluang usaha.

“Kita dorong investor masuk, tapi anak-anak muda juga harus berani berinovasi. Ini penting untuk menggerakkan ekonomi daerah,” tegas Imron.

0 Komentar