Mereka terbagi dalam tujuh kloter. Pemberangkatan dimulai dari kloter 5 pada 24 April 2026. Setiap kloter berisi 445 jamaah, dengan dua kloter terakhir merupakan gabungan dari daerah lain seperti Indramayu dan sekitarnya.
Mualim memastikan kesiapan jamaah relatif baik. Selain fisik dan mental, mereka juga telah mengikuti manasik haji hingga 15 kali di tingkat kecamatan. Tahun ini, penyelenggaraan haji mengusung tema ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
Maklum, sekitar 40 persen jamaah merupakan kelompok lanjut usia. Mualim pun mengapresiasi kolaborasi antarinstansi yang sudah terbangun sebelumnya. Harapannya, pelaksanaan tahun ini bisa lebih optimal.
Baca Juga:Jembatan Rel Kalibaru Dibongkar, Pekerjaan Terhenti, Sisa Material Masih Tenggelam di SungaiPenerapan Sekolah Lima Hari Sekolah di Kota Cirebon, Jadwal Dirombak, Anak Makan Siang di Sekolah
Sebagai catatan, total jamaah haji dari Jawa Barat tahun ini mencapai 40 kloter yang diberangkatkan melalui Bandara Kertajati, serta sebagian melalui Bekasi. Seluruhnya berasal dari sembilan kabupaten/kota. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Cirebon optimistis proses pemberangkatan haji 2026 dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (den)
