RADARCIREBON.ID – Kenaikan jumlah pencari kerja yang mengajukan pembuatan kartu kuning atau AK-1 di Dinas Tenaga Kerja mulai terlihat pasca lebaran.
Fenomena ini dikarenakan adanya banyak lulusan baru yang mulai mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja.
Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Fatwa Alfatiyah, menjelaskan bahwa lulusan baru membuat kartu kuning juga dikarenakan mereka menunggu kelulusan serta penerbitan ijazah.
Baca Juga:Geger Meteor di Lampung, Kilatan Cahaya Ternyata Sampah AntariksaMomen Langka! Astronaut Artemis II Selfie dengan Bumi Pakai Kamera Depan iPhone 17 Pro Max
Menurutnya, masa menunggu kelulusan sering dimanfaatkan oleh para lulusan untuk mencari informasi mengenai peluang kerja yang tersedia.
Banyak dari mereka yang datang langsung ke Dinas Tenaga Kerja untuk mengurus pembuatan kartu AK-1 sebagai salah satu dokumen pendukung dalam melamar pekerjaan.
“Biasanya pasca lebaran jumlah pencari kerja yang membuat AK-1 meningkat. Mereka umumnya sudah selesai ujian dan sedang menunggu ijazah atau pengumuman kelulusan. Sambil menunggu, mereka mulai mencari informasi lowongan pekerjaan dan mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, salah satunya kartu AK-1,” ujar Fatwa.
Kartu kuning atau AK-1 merupakan salah satu dokumen penting bagi pencari kerja yang ingin melamar pekerjaan di berbagai perusahaan maupun instansi.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Tenaga Kerja, jumlah pengajuan AK-1 sejak Januari hingga Maret 2026 tercatat mencapai 347 orang.
Angka tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk mencari pekerjaan dan mempersiapkan dokumen administrasi sudah mulai terlihat sejak awal tahun.
Peningkatan yang lebih signifikan biasanya mulai terasa setelah periode Lebaran. Fatwa menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada rekapitulasi resmi terkait jumlah pengajuan AK-1 pada bulan April.
Baca Juga:Duduk Perkara Warga Puri Cirebon Lestari Protes dan Minta Tutup TPS KecomberanWarga Puri Cirebon Lestari Protes, Sampah di TPS Kecomberan Tak Diangkut sejak Lebaran
Berdasarkan kondisi pelayanan harian di kantor, jumlah orang yang membuat kartu kuning mengalami peningkatan yang cukup terlihat.
Sekitar 10 sampai 15 orang dalam sehari yang datang untuk membuat kartu kuning, bertambah seiring masa kelulusan para siswa dan mahasiswa.
Dia juga memperkirakan bahwa jumlah pengajuan AK-1 berpotensi terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan, terutama pada periode April hingga Juni.
Hal ini bertepatan dengan waktu kelulusan bagi sebagian besar mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan mereka.
