Inspirasi Bike to Work dari Dokter Arie Suseno, Sejak 2022, Tiap Hari Gowes Pulang Pergi Talun-Pangenan

Inspirasi Bike to Work dari Dokter Arie Suseno
BIKE TO WORK: Dokter Arie Suseno menerapkan bike to work pulang pergi setiap hari dari Talun ke UPTD Puskesamas Pangenan. Foto: Dokumen Pribadi
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Saat kebijakan bike to work baru diterapkan oleh pemerintah daerah, ternyata Dokter Arie Suseno telah melaksanakannya sejak tahun 2022.

Tinggal di Kecamatan Talun dan bertugas di UPTD Puskesmas Pangenan, membuat ia harus menempuh total perjalanan 50 Km per hari. Alih-alih kelelahan, justru menemukan banyak manfaat.

Pandemi, di mana ada kebijakan lockdown, membuat Arie Suseno memutuskan menjadi seorang cyclist. Berat badan berlebih saat itu juga menjadi alasan ia memilih bersepeda. Menurutnya, bersepeda menjadi salah satu alternatif diet.

Baca Juga:Cara Baru ASN Kota Cirebon Berangkat Kerja, Dari Sepeda hingga Lari; Cepat Tiba dan Lebih SehatWFH bagi ASN Diterapkan Hari Ini, Termasuk di Cirebon

Pada akhirnya menjadi salah satu rutinitas. Hingga pada 2022 saat ia melaksanakan masa pendidikan magang internship di salah satu rumah sakit, bike to work mulai ia terapkan. “Sampai saat ini alhamdulillah masih berjalan,” ucapnya kepada Radar Cirebon.

Dengan jarak perjalanan menuju puskesmas berkisar 25 Km, Dokter Arie pun berangkat lebih pagi. Setiap hari, usai Salat Subuh atau sekitar pukul 05.00, langsung gowes menuju UPTD Puseksmas Pangenan. Waktu tempuh mencapai 40 menit.

“Klinik saya dekat dengan puskesmas tempat saya bertugas. Jadi biasanya jam 06.00 saya ke klinik dulu hingga 07.30, kemudian lanjut bertugas di puskesmas,” ungkapnya.

Total jarak tempuh dalam satu hari pulang pergi sekitar 50 Km. Bahkan saat weekend, total jarak tempuh kerap ia genapkan menjadi 100 Km dengan mengubah rute pulang; diarahkan melewati Brebes terlebih dahulu lalu putar balik ke Cirebon. “Kalau weekend memang jadwal saya long ride,” tambahnya.

Meski berhasil konsisten menerapkan bike to work, tapi Dokter Arie tentu pernah mengalami beberapa tantangan.

Urusan waktu misalnya, menjadi salah satu tantangan. Karena jarak tempuh yang cukup jauh, waktu berangkat pun harus lebih pagi. Selain menghindari panas, berangkat lebih pagi memberikan spare waktu ketika ada halangan di jalan seperti ban bocor atau kerusakan lainnya.

Cuaca juga kerap menjadi tantangan. Namun saat hujan, masih bisa dilalui. Biasanya tetap berangkat menggunakan sepeda dengan mengenakan jas hujan. Namun saat cuaca hujan tak memungkinkan, ia pun memilih untuk menggunakan kendaraan umum agar lebih aman.

0 Komentar