Lewat Selat Hormuz, Iran Terapkan Tarif, Bayar Pakai Bitcoin, Percepat De-Dolarisasi?

pembayaran bitcoin di selat hormuz
Iran menerapkan pembayaran menggunakan Bitcoin di Selat Hormuz. Foto: Traders Union - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Iran mengisyarakatkan bakal membuka Selat Hormuz dengan skema tarif dan bayar dengan Bitcoin (BTC).

Harga yang dirilis kabarnya sebesar USD 1 per barel atau Rp17 ribu dikali jumlah volume muatan yang dibawa oleh kapal.

Tarif dan penggunaan Bitcoin ini, diterapkan dalam situasi gencatan senjata yang disepakati dengan Amerika Serikat selama 2 minggu.

Baca Juga:Geger Meteor di Lampung, Kilatan Cahaya Ternyata Sampah AntariksaMomen Langka! Astronaut Artemis II Selfie dengan Bumi Pakai Kamera Depan iPhone 17 Pro Max

Pengenaan tarif ini, tentu akan berdampak pada pasar global khususnya minyak mentah. Mengingat pengenaan tarif akan membawa dampak pada harga dari logistik komoditas tersebut.

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur distribusi untuk sekitar 20 persen pasokan energi dunia.

Skema Pembayaran Menggunakan Bitcoin

Berdasarkan laporan yang dirilis sejumlah media Iran, setiap kapal nantinya akan diminta untuk mengirimkan data muatan melalui email kepada otoritas terkait.

Kemudian otoritas akan memverifikasi jumlah muatan tersebut dan melakukan konversi harga ke Bitcoin. Setelahnya, kapal wajib melakukan pembayaran dalam waktu beberapa detik.

Setelah proses pembayaran tuntas dilakukan, otoritas yang berada di Selat Hormuz akan memberikan izin melintas.

Langkah ini bukan sekadar prosedur administratif. Iran secara terang menyebut sistem ini dirancang agar transaksi tidak mudah dilacak atau diblokir oleh sanksi internasional.

Dengan kapasitas kapal tanker yang umumnya membawa 500 ribu hingga 2 juta barel minyak, satu kali lintasan bisa menghasilkan pembayaran antara $500 ribu hingga $2 juta dalam bentuk kripto.

Baca Juga:Duduk Perkara Warga Puri Cirebon Lestari Protes dan Minta Tutup TPS KecomberanWarga Puri Cirebon Lestari Protes, Sampah di TPS Kecomberan Tak Diangkut sejak Lebaran

Harga Bitcoin Hari Ini

Seperti diketahui, per Sabtu, 11, April 2026 harga 1 Bitcoin adalah Rp1.247.550.718,00. Penggunaan kripto Selat Hormuz diprediksi akan transaksi riil skala besar (perdagangan energi) meningkatkan bukti bahwa aset kripto memiliki fungsi nyata sebagai alat tukar lintas batas (cross-border) dan bukan sekadar spekulasi.

Iran Percepat De-Dolarisasi

Kebijakan ini merupakan upaya langsung untuk menghindari sistem keuangan berbasis dolar AS (SWIFT) yang dikenakan sebagai sanksi terhadap Iran, memperkuat peran crypto sebagai alternatif sistem keuangan tradisional.

Berita ini memicu ketegangan geopolitik yang tinggi, yang mengakibatkan volatilitas di pasar kripto. Bitcoin sempat menunjukkan pergerakan harga yang fluktuatif di kisaran USD 65.000 hingga USD 75.000, seringkali turun ketika ada kekhawatiran konflik, namun menunjukkan ketahanan.

0 Komentar