Agustinus mengatakan keretakan terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu ini. Ia menduga juga ada kesalahan pada sistem drainase.
“Retakan ini kami identifikasi berakibat karena cuaca hujan dengan intensitas tinggi. Pasca kejadian tersebut, kami langsung melakukan identifikasi serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase,” kata dia.
Agustinus menegaskan pihaknya akan melakukan pemantauan lapangan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi risiko, terlebih di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang cukup tinggi.
Baca Juga:Canggih! Iran Gunakan Pembayaran Bitcoin untuk Tarif Lewat Selat Hormuz, Cegah TerlacakLewat Selat Hormuz, Iran Terapkan Tarif, Bayar Pakai Bitcoin, Percepat De-Dolarisasi?
Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan guna memastikan keandalan struktur jalan tol berfungsi dengan baik serta bertahan dalam jangka yang panjang.
