RADARCIREBON.ID – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa kemenangan timnya dengan skor 3-2 atas Bali United tidak diraih dengan mudah. Meskipun berhasil mengamankan tiga poin penuh, Hodak menyoroti perubahan jalannya pertandingan yang cukup dramatis setelah salah satu pemain Persib harus menerima kartu merah pada menit ke-66.
Sejak awal laga, pelatih asal Kroasia tersebut sudah menduga bahwa duel melawan Bali United akan berlangsung sengit. Namun, ia menilai timnya sempat menunjukkan performa dominan sebelum insiden kartu merah terjadi.
“Pada dasarnya, sebelum ada pemain kami yang dikeluarkan, saya rasa kami mampu menguasai jalannya pertandingan,” ungkap Hodak dalam konferensi pers usai laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026).
Baca Juga:Nekat Ikuti Tren Internet, Warga Kuningan Berakhir di Damkar Tengah MalamDaftar Sekarang! Kuningan Gelar Talent Detection Timnas Futsal U-17, Tanggal 11-12 April di Gor Ewangga
Menurutnya, andai jumlah pemain tetap imbang, Persib memiliki peluang besar untuk menyudahi perlawanan lawan lebih cepat, terutama setelah berhasil unggul dua gol terlebih dahulu.
Situasi mulai berubah menjadi lebih sulit ketika lawan bermain dengan keunggulan jumlah personel. Hodak mencatat bahwa faktor kelelahan fisik mulai terasa pada menit-menit akhir, yang akhirnya menyebabkan gawang Persib kebobolan.
“Setelah mereka bermain dengan satu pemain lebih banyak, dan ketika anak asuh saya mulai kelelahan, kami kemasukan gol-gol tersebut,” jelas Bojan.
Meskipun demikian, Bojan Hodak menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras para pemain yang tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang. Kini, ia meminta tim untuk segera memusatkan perhatian pada pertandingan berikutnya.
“Pada akhirnya, kami berhasil meraih tiga poin, dan sekarang kami akan fokus menghadapi laga selanjutnya,” pungkasnya.
