Jl Garuda Cirebon Bahaya untuk Pengendara, Rusak Parah, Sering Terjadi Kecelakaan 

Kondisi Jalan
RUSAK: Kondisi Jalan Garuda, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, yang mengalami kerusakan dan membahayakan pengendara. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kerusakan jalan kembali dikeluhkan warga Kota Cirebon. Kali ini, kondisi jalan berlubang ditemukan di Jalan Garuda, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon yang telah berlangsung sekitar empat bulan terakhir.

Selain menghambat aktivitas, kondisi jalan yang berlubang dan kerap tergenang air saat hujan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Salah seorang warga sekaligus pedagang di sekitar lokasi, Uun (48), mengatakan kerusakan jalan terus memburuk seiring tingginya volume kendaraan dan kondisi cuaca.

“Sudah sekitar empat bulan kondisinya seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:New Honda Stylo 160 Makin Mewah dengan Sentuhan RetroStrategi Baru Pembangunan Demografi, Bappenas Manfaatkan Analisis NTA untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah lubang dengan ukuran bervariasi tersebar di sepanjang ruas jalan. Beberapa di antaranya cukup dalam dan lebar, sehingga memaksa pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.

Menurut Uun, jalan tersebut sempat diperbaiki pada 2025. Namun, perbaikan hanya bersifat sementara sehingga kembali rusak dalam waktu singkat.

“Dulu sempat diperbaiki, tapi hanya tambal sulam. Tidak lama rusak lagi, apalagi saat sering hujan,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi jalan menjadi lebih berbahaya saat hujan karena genangan air menutupi lubang, sehingga pengendara tidak dapat melihat kondisi jalan secara jelas.

“Kalau hujan paling berbahaya karena lubang tidak terlihat. Sudah sering ada pengendara yang jatuh,” tambahnya.

Warga menyebut kecelakaan akibat jalan rusak tersebut cukup sering terjadi, meski sebagian besar hanya menimbulkan luka ringan.

Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dan permanen, karena metode tambal sulam dinilai tidak efektif.

Baca Juga:BPOM Terapkan Nutri-Level, Upaya Menekan Konsumsi Gula, Garam, Dan Lemak Berlebih di MasyarakatRatusan Ribu Siswa Ikuti SPAN PTKIN 2026

“Kami berharap segera diperbaiki agar tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Terpisah, Anto (24), pengendara sepeda motor, mengaku terganggu dengan kondisi jalan tersebut. Ia harus mengurangi kecepatan untuk menghindari lubang.

“Harus pelan. Kalau ngebut bisa jatuh. Apalagi saat hujan, jalan becek dan motor cepat kotor,” katanya.

Hingga kini, warga masih menunggu kepastian perbaikan dari pemerintah daerah dan berharap ada perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di Kota Cirebon. (cep)

0 Komentar