Tarif Pengolahan Darah PMI Kabupaten Cirebon Naik Jadi Rp490 ribu

Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana
KUNJUNGAN KERJA: Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana saat menerima kunjungan Sekda H Hendra Nirmala SSos MSi dan Kepala Dinkeas Hj Eni Suhaeni SKM MKes di Kantor PMI, Kecamatan Plered, kemarin. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon merilis kenaikan biaya pengolahan darah menjadi Rp490 ribu. Kenaikan itu bukan bentuk jual beli darah, melainkan penyesuaian biaya layanan sesuai standar nasional.

Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Sri Heviyana menyampaikan, darah yang diterima pasien berasal dari donor sukarela dan tidak diperjualbelikan.

Menurutnya, biaya yang dibebankan kepada masyarakat digunakan untuk menunjang proses pengolahan agar darah aman digunakan secara medis.

Baca Juga:New Honda Stylo 160 Makin Mewah dengan Sentuhan RetroStrategi Baru Pembangunan Demografi, Bappenas Manfaatkan Analisis NTA untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

“Yang dibayar itu bukan darahnya, tapi prosesnya. Mulai dari pemeriksaan hingga memastikan darah layak diberikan ke pasien atau tidak,” ujar Heviyana kepada Radar Cirebon, Minggu (12/4/2026)

Dijelaskannya, penyesuaian tarif tersebut mengikuti kebijakan nasional terkait standar pengolahan darah.

Proses tersebut mencakup serangkaian uji laboratorium, penyimpanan, hingga distribusi yang memerlukan biaya operasional tidak sedikit.

Dia mengaku, sebelumnya, biaya pengganti pengolahan darah berada di angka Rp360 ribu. Kini, dengan adanya penyesuaian, masyarakat dikenakan Rp490 ribu per kantong darah.

Meski terjadi kenaikan lanjut Heviyana, PMI Kabupaten Cirebon memastikan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Heviyana juga mengakui masih adanya keterbatasan fasilitas, namun pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan.

“Kami tetap berusaha menjaga pelayanan tetap optimal, walaupun di tengah keterbatasan sarana yang ada,” terangnya.

Baca Juga:BPOM Terapkan Nutri-Level, Upaya Menekan Konsumsi Gula, Garam, Dan Lemak Berlebih di MasyarakatRatusan Ribu Siswa Ikuti SPAN PTKIN 2026

Dia berharap, masyarakat dapat memahami, biaya tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga standar keamanan darah, bukan untuk tujuan komersial.

Dia berkomitmen, PMI Kabupaten Cirebon akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun sarana dan prasarana sangat terbatas.

“Kami akan memaksimalkan peralatan yang ada, meskipun usianya sudah sangat lama. Mudah-mudahan Pemkab Cirebon segera memberikan bantuan peralatan,” pungkasnya. (sam)

0 Komentar