Reni berharap bank darah tersebut tidak berhenti sebagai data pendonor yang hanya digunakan ketika peringatan HUT Partai Demokrat. Menurutnya, kegiatan donor darah dapat dikembangkan menjadi program sosial yang dilakukan secara berkala.
Ia juga berharap para kader yang telah terdata sebagai pendonor tetap konsisten menyumbangkan darah ketika memenuhi persyaratan kesehatan.
“Harapan saya sepertinya karena kita sudah mempunyai bank darah, sekiranya nanti tidak hanya digelar di acara-acara tertentu, tetapi bisa digelar dalam acara apa pun yang bisa dijadwalkan sebagai donor darah,” ujarnya.
Baca Juga:Warga Jatisawit Lor Jatibarang Serbu GPMAktivasi Aplikasi IKD Masih Rendah, Digitalisasi Adminduk Terkendala Handphone
Rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Kuningan sendiri telah berlangsung hampir 3 bulan dengan berbagai kegiatan. DPC Demokrat tidak hanya menggelar kegiatan internal, tetapi juga kegiatan sosial, lingkungan, olahraga, pendidikan, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI yang diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, kegiatan sosial dan pemeriksaan kesehatan. Rangkaian HUT juga diwarnai kegiatan sosial kemasyarakatan, lomba rakyat, kegiatan kepemudaan, hingga berbagai kegiatan olahraga.
Selain itu, DPC Demokrat Kuningan turut menggelar kegiatan yang menyasar masyarakat secara langsung, termasuk kegiatan sosial keagamaan dan bantuan bagi masyarakat, termasuk membangun rumah untuk marbot masjid. Rangkaian tersebut kemudian ditutup dengan kegiatan donor darah.
Dalam kegiatan donor darah turut hadir sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi Demokrat. Setelah Hj. Reni Parlina, S.E., S.Y., hadir pula H Rudi Permana, S.E., dan Hj Ikah Nurbarkah, S.E. (bud)
