“Ananda Farras selama di pondok juga telah tumbuh menjadi santri yang mandiri, kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Sudomo.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Hikmah Bobos Dukupuntang Cirebon, Nina Nurohmah MSi Al-Hafidzah, mengatakan Yayasan Al Hikmah merupakan lembaga yang bergerak di bidang dakwah, sosial, dan pendidikan.
Yayasan tersebut menaungi sejumlah jenjang pendidikan, mulai TK, SD, SMP, hingga MA. Khusus siswa SMP dan MA, mereka diwajibkan tinggal selama 24 jam di asrama dan mengikuti seluruh aktivitas pendidikan serta pembinaan di lingkungan pesantren.
Baca Juga:Perwosi Jadi Wakil Jabar di Kerjunas Senam KreasiVerifikasi Puluhan Bidang Tanah di Kawasan Hutan, DPKPP Sebut Penataan untuk Kepastian Hukum
Menurut Nina, Yayasan Al Hikmah berupaya memfasilitasi berbagai potensi santri agar dapat berkembang secara optimal. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada kemampuan menghafal dan kedekatan dengan Alquran, tetapi juga penguatan akademik serta pengembangan diri.
“Harapannya, selain hafal dan dekat dengan Alquran, santri juga bagus secara akademis dan mampu mengembangkan diri. Hari ini, ananda Muhammad Farras Haidar telah membuktikannya. Ia mampu menghafal 16 juz Alquran sekaligus meraih medali perak Olimpiade Matematika,” pungkas Nina. (abd/adv)
