Kondisi itu membuat DLH harus mengatur ulang pergerakan armada agar pelayanan persampahan tetap berjalan. “Mobil-mobil pengangkut sampah sudah bisa masuk lagi. Karena dua hari ini kan tidak ada angkutan sampah, berarti distop dulu,” ungkap Suyanto.
DLH pun mengambil langkah sementara dengan menggeser sebagian armada dari kawasan perkantoran di sekitar Sumber untuk membantu pelayanan pengangkutan sampah di wilayah timur Kabupaten Cirebon. “Di sekitar Sumber sini, terutama di wilayah perkantoran, kita masukin ke wilayah timur Cirebon. Beberapa mobil mungkin dua atau tiga armada,” katanya.
Meski akses kendaraan ke TPAS mulai dibuka kembali, Suyanto mengatakan pelayanan pengangkutan dari kawasan permukiman dan perumahan belum sepenuhnya normal. DLH masih melihat perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan TPAS benar-benar aman bagi kendaraan maupun petugas. “Sementara kalau untuk permukiman dan perumahan masih belum bisa ke sana. Mudah-mudahan besok (hari ini, red) sudah bisa masuk lagi ke TPAS,” ujarnya.
Baca Juga:Indonesia Dipuji Sukes Jadi Tuan RumahJuaraaa…!!! Penantian 35 Tahun, Indonesia Juara setelah Menang Adu Penalti 4-2
Di sisi lain, kebutuhan air untuk proses pendinginan masih jadi perhatian. DLH sementara mengandalkan armada miliknya untuk menyuplai air ke titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Sekitar empat hingga lima kendaraan DLH dikerahkan untuk membantu proses penyiraman.
Sementara dukungan armada pemadam kebakaran belum sepenuhnya optimal karena terdapat sejumlah peralatan yang masih menjalani perbaikan. “Sekarang ini kita lagi mennunggu Pemadam Kebakaran. Belum ready kelihatannya karena ada beberapa perbaikan alat, mungkin ada yang bocor segala macam,” ungkapnya.
Petugas DLH Kabupaten Cirebon hingga Rabu sore masih melakukan penyisiran dan pendinginan di sejumlah bagian timbunan. Penguraian menggunakan alat berat menjadi langkah penting agar bara yang berada di dalam tumpukan tidak kembali memunculkan api.
DLH berharap seluruh proses pendinginan dapat segera dituntaskan sehingga aktivitas pembuangan dan pengangkutan sampah kembali normal. “Mudah-mudahan hari ini (sore kemarin, red) sudah benar-benar padam,” pungkas Suyanto. (*)
