Disdik Kota Cirebon Setuju Wacana Kebijakan Tinggal Kelas

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdik Kota Cirebon, Handi Sugiyanto,
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdik Kota Cirebon, Handi Sugiyanto,
0 Komentar

Handi menegaskan, kebijakan tersebut semestinya menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sekadar hukuman bagi siswa yang belum memenuhi target.

Tantangan lain yang perlu mendapat perhatian ialah kemampuan literasi dan numerasi. Berdasarkan komunikasi dengan pengawas sekolah, masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan menguasai kedua kemampuan dasar tersebut. Kondisi ini membutuhkan perhatian dan kerja sama antara sekolah dan orang tua.

Menurut Handi, penerapan kebijakan kenaikan kelas perlu diiringi upaya peningkatan kompetensi siswa secara terukur. Dengan demikian, siswa yang belum mencapai target tetap memperoleh kesempatan untuk memperbaiki kemampuan, sementara standar pembelajaran dapat dipertahankan.

Baca Juga:KRI Dewaruci di Cirebon, Masyarakat Boleh NaikPemkot Cirebon Verifikasi 3 Gerai KDMP, Jadwal Buka Masih Tunggu Pemerintah Pusat

Di sisi lain, Handi menyebut angka ATS di Jawa Barat turun sekitar 20 persen. Sementara itu, penurunan di Kota Cirebon diklaim mencapai 21 persen.

Capaian tersebut menjadi perhatian di tengah wacana pemberlakuan kembali kebijakan tidak naik kelas. Disdik berharap peningkatan standar pembelajaran tetap berjalan seiring dengan upaya memastikan setiap anak dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami berharap peningkatan standar pembelajaran tidak mengorbankan keberlanjutan pendidikan siswa,” pungkasnya. (ade)

0 Komentar