Bupati Kuningan dan Jajarannya Joy Sailing Bersama KRI Dewaruci

Ist 
KOMPAK: Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Tuti Andriani dan jajaran Pemkab Kuningan mengikuti joy sailing bersama KRI Dewaruci di Pelabuhan Cirebon, Kamis (15/10). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Memperkuat kekompakan dan menyamakan arah kepemimpinan menjadi pesan utama Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar saat mengikuti joy sailing bersama Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci di Dermaga Pelita 3, Pelabuhan Cirebon.

Ikut membersamainya, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda U Kusmana, serta jajaran kepala perangkat daerah dan camat.

Pelayaran bersama kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut tersebut, bukan sekadar agenda kebersamaan di luar rutinitas pemerintahan. Bupati Dian menjadikan itu sebagai momentum untuk memperkuat nilai kepemimpinan, membangun kekompakan, serta meneguhkan keberanian dalam mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat.

Baca Juga:Gebrakan Baznas Kuningan, Gaungkan Gerakan SPPG Berinfak, 182 SPPG DisasarBrilyan AGN Cup Semarakkan Haurkuning Kuningan, Bidik Atlet Muda

Kegiatan itu terlaksana setelah Bupati Dian mendapat undangan dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi jajaran Pemkab Kuningan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan peran KRI Dewaruci dalam perjalanan TNI AL.

Dian menyampaikan apresiasi kepada Danlanal Cirebon dan Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, atas kesempatan yang diberikan kepada jajaran pemerintah daerah untuk merasakan pengalaman berlayar bersama kapal bersejarah tersebut.

Menurut Dian, pelayaran itu memberikan pelajaran tentang pentingnya memiliki arah yang jelas, menjaga kebersamaan, serta membangun ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Hari ini kita tidak sekadar berlayar. Kita mencoba sesuatu yang baru, melihat dari sudut pandang yang berbeda dari yang biasa kita lakukan selama ini. Kita belajar tentang kebersamaan, ketangguhan, dan bagaimana mencapai tujuan dengan arah yang jelas,” ungkapnya.

Ia kemudian mengibaratkan perjalanan kapal dengan penyelenggaraan pemerintahan. Sebuah kapal membutuhkan kompas agar tidak kehilangan arah, sementara pemerintah daerah memerlukan visi dan misi sebagai pedoman dalam menjalankan pembangunan.

Dalam konteks Kabupaten Kuningan, Dian menegaskan, visi Kuningan Melesat beserta enam misi pembangunan harus menjadi kompas bersama bagi seluruh jajaran pemerintahan. Kesamaan arah, menurutnya, menjadi kunci agar setiap program berjalan selaras dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Namun, arah pembangunan saja dinilai tidak cukup. Pemerintah juga membutuhkan ketangguhan mental dan keberanian untuk mengambil keputusan, terutama ketika berhadapan dengan dinamika serta persoalan yang menuntut langkah konkret.

0 Komentar