Di sisi lain, pemerintah menyatakan biaya pengobatan para korban akan ditanggung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan para siswa, guru, dan penerima manfaat lain yang terdampak mendapatkan penanganan medis.
Hingga Selasa malam, fokus penanganan diarahkan pada pemulihan kondisi korban, pemutakhiran data jumlah orang terdampak, serta pemeriksaan sampel makanan. Pemerintah dan pihak terkait juga masih menelusuri distribusi makanan dari SPPG tersebut untuk memastikan cakupan kejadian.
Hasil pemeriksaan laboratorium dan pendataan lanjutan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kejadian serta menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya terhadap penyelenggaraan program MBG di wilayah tersebut. (ade)
