Suami Istri Mencuri Motor Vespa Seharga Rp40 Juta, Dijual Cuma Rp3 Juta untuk Bertahan Hidup

pencurian Vespa Cirebon
EKSPOS KASUS: Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan menunjukkan pelaku dan barang bukti dalam pengungkapan kasus pencurian Vespa matik senilai Rp40 juta di Mako Polres Cirebon Kota, Selasa (20/10/2026). FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

Dari tangan keduanya, polisi juga menyita delapan kunci T dengan berbagai mata kunci yang diduga digunakan untuk membobol kendaraan. Peralatan tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti dalam penyidikan.

Penyelidikan polisi turut mengungkap bahwa SS merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor dengan modus serupa. Ia disebut pernah menjalani hukuman dan keluar pada 2019.

Dalam pemeriksaan, SS juga mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian di wilayah Cirebon. Polisi masih mendalami pengakuan tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain.

Baca Juga:Dekan Hattrick Penghargaan Akademik, Mahasiswa Juara Debat Nasional FH UGJ Borong Prestasi NasionalKapolres Ciko Subuh Berjamaah di Masjid Attaqwa

“Kunci T tersebut memiliki ukuran berbeda yang diduga disesuaikan dengan jenis kendaraan yang menjadi sasaran. Ini sedang kita kembangkan ke TKP yang lain,” ujar Bimantoro.

Atas dugaan perbuatannya, SS dan YK dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Di balik pengungkapan kasus ini, polisi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keamanan kendaraan. Penggunaan kunci pengaman ganda dan pemilihan lokasi parkir dengan pengawasan memadai dinilai penting untuk mengurangi risiko pencurian.

Masyarakat yang mengalami atau mengetahui tindak kejahatan juga diimbau segera melapor melalui layanan kepolisian atau Call Center 110.

Kasus Vespa senilai Rp40 juta yang dijual hanya Rp3 juta ini menjadi pengingat bahwa kelengahan dalam menjaga kendaraan dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan. Namun, bagi penyidik, pengungkapan perkara belum berhenti pada penangkapan dua tersangka. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya aksi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. (*)

0 Komentar