Fernandes menekankan pentingnya pendekatan taktik yang tepat, sedangkan Carrick mengingatkan bahwa implementasi strategi membutuhkan komitmen penuh dari seluruh pemain.
Dalam pertandingan tersebut, Como tampil lebih efektif dan berhasil mencetak empat gol melalui dua gol Nico Paz, serta masing-masing satu gol dari Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon.
Manchester United hanya mampu mencetak gol hiburan lewat Joshua Zirkzee pada masa tambahan waktu.
Baca Juga:782 Anak di 18 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan, Ini yang Dilakukan BNPTTim Manajer Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar XV/2026 Gelar Monev ke Cabor-cabor
Kekalahan telak dari Como membuat tekanan terhadap Carrick semakin meningkat. Rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan menjadi catatan buruk yang menuntut respons segera dari United.
Meski situasinya semakin sulit, Carrick mengaku belum memikirkan masa depannya sendiri. Ia justru menyoroti kekecewaan para pendukung yang telah datang untuk menyaksikan tim berlaga di Italia.
“Dengar, saya belum memikirkan posisi saya sendiri. Ini tentang para pendukung. Saya juga salah satu dari mereka yang menyaksikan pertandingan itu, dan saya sama sekali tidak senang,” katanya.
Carrick juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter. Ia mengakui bahwa penampilan timnya jauh dari harapan dan tidak bisa diterima, terlepas dari hasil akhir pertandingan.
“Sejujurnya, saya sangat marah. Kita mungkin menang, kita mungkin kalah, tetapi cara kami bermain malam ini tidak dapat diterima. Saya hanya ingin menyampaikan kepada para penggemar bahwa saya turut merasakan apa yang mereka rasakan,” ujarnya.
United kini dituntut segera memperbaiki performa untuk menghentikan tren negatif. Selain membenahi permainan di lapangan, Carrick juga harus menghadapi tekanan yang semakin besar setelah kekalahan telak dari Como dan munculnya kritik terbuka dari kapten timnya. (*)
