Pengalaman tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa komoditas lokal berpeluang menembus pasar lebih luas apabila didukung inovasi pengolahan dan pengemasan. Dengan demikian, pangan lokal tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah MSi menjelaskan, peringatan HPS ke-46 diisi dua agenda utama, yakni Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Keduanya diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan pangan lokal sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia yang ke-46, kita laksanakan Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah. Gerakan Pangan Murah ini juga dilaksanakan secara serentak se-Indonesia,” jelas Wahyu.
Baca Juga:Rawat Tradisi Ziarah, Hormati Jasa Tokoh PartaiRSUD Linggajati Matangkan Persiapan Akreditasi Utama
Ia menambahkan, lomba tersebut menjadi wadah bagi kader PKK untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah potensi pangan daerah. Antusiasme peserta yang menyiapkan hidangan sejak dini hari dinilai menunjukkan besarnya peran masyarakat dalam mendukung edukasi pangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj Ela Helayati, S.Sos., jajaran Pokja III, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, pejabat Diskatan, para camat, serta undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kuningan berharap diversifikasi pangan berbasis potensi lokal semakin berkembang untuk membangun keluarga sehat, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (ags)
