Rawat Tradisi Ziarah, Hormati Jasa Tokoh Partai

Ist 
TRADISI TAHUNAN: Ketua Harian DPD Partai Golkar Kuningan H Yudi Budiana, bersama kader melakukan ziarah ke makam para tokoh dan mantan pemimpin Golkar dalam rangka HUT ke-62 partai, Selasa (20/10). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID– Memasuki usia ke-62, Partai Golkar di Kabupaten Kuningan memilih merawat jejak perjuangan para pendahulunya melalui tradisi ziarah makam. Kegiatan yang digelar Selasa (20/10) itu menjadi bagian dari peringatan hari ulang tahun partai sekaligus momentum bagi kader untuk mengenang jasa para tokoh yang membangun dan membesarkan Golkar di daerah.

Rangkaian ziarah diawali di Taman Makam Pahlawan Haurduni, kemudian dilanjutkan ke sejumlah makam mantan ketua dan tokoh Golkar yang tersebar di wilayah perkotaan Kuningan, Maleber, hingga Luragung.

Sejumlah makam yang dikunjungi di antaranya makam almarhum Kolonel Purnawirawan Uci Sanusi, E Madrohim, H Enuy Masnui, H Yusuf Sukardi, H D Rukmana, dan Arifin Setiamihardja.

Baca Juga:Geger Penemuan Jasad Pria di Batuluhur, Polisi Selidiki Penyebab KematianKebocoran LPG Picu Kebakaran Peternakan Ayam di Luragung

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kuningan, H Yudi Budiana, mengatakan ziarah makam merupakan tradisi tahunan yang terus dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pendahulu partai.

Menurutnya, keberadaan Golkar hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi para tokoh yang telah membangun fondasi organisasi, memperkuat konsolidasi kader, serta menjaga keberlangsungan partai dari masa ke masa.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun kita tidak pernah absen melaksanakan ziarah makam. Tradisi ini terus kita rawat karena kita menghormati jasa-jasa para pahlawan, khususnya para pendahulu Golkar yang telah berjuang dan membesarkan partai,” ujar Yudi.

Bagi Golkar Kuningan, ziarah bukan sekadar mengenang perjalanan masa lalu. Tradisi ini juga menjadi pengingat bagi kader untuk menjaga kesinambungan organisasi, meneruskan nilai-nilai perjuangan, serta mempertahankan komitmen dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, peringatan HUT ke-62 Golkar tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Yudi menyebut, agenda selanjutnya akan digelar secara sederhana dengan mengutamakan kegiatan sosial dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Untuk rangkaian selanjutnya, sesuai arahan, kita akan mengadakan kegiatan secara sederhana, termasuk bakti sosial untuk membantu masyarakat,” katanya.

Pilihan menggelar kegiatan sosial menjadi penting di tengah tuntutan agar partai politik tidak hanya hadir ketika momentum politik tiba, tetapi juga mampu menunjukkan kepedulian secara nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

0 Komentar