Karhutla Ciremai Mengkhawatirkan, Helikopter Disiapkan, Medan Terjal Jadi Tantangan Pemadaman

Karhutla Gunung Ciremai
CIREMAI TERBAKAR: Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Ciremai terpantau dari udara pada Kamis (22/10/2026). Tiupan angin kencang dan kondisi vegetasi yang mengering membuat api sulit dikendalikan. FOTO: ISTIMEWA
0 Komentar

Di tengah beratnya upaya pemadaman, Dian menyampaikan bahwa gubernur menjanjikan insentif bagi petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla. “Pak Gubernur menjanjikan ada kurang lebih 500 orang di atas, itu akan diberikan honor sebesar Rp250.000 per hari selama dua hari penugasan. Ini sebagai stimulan. Mereka berjuang di sana tidak mengenal waktu, siang dan malam selama dua hari ini, sehingga diberikan insentif dari provinsi sebagai bentuk stimulus,” katanya.

Selain dukungan insentif, Pemda Kuningan juga akan menerjunkan tim medis dari puskesmas terdekat. Ini untuk memantau kondisi kesehatan petugas gabungan dan relawan yang masih bertahan di lokasi kebakaran. “Kami imbau sekali lagi, jangan membakar sampah sembarangan dan waspadai bahaya puntung rokok. Pohon-pohon dan rumput di jalur pendakian sangat meranggas dan mudah sekali tersulut angin,” tandas Bupati Dian. (ags)

0 Komentar