Meski berhasil meraih peringkat ketiga nasional dalam dukungan sertifikasi halal, Disdagin Kabupaten Cirebon masih menghadapi pekerjaan rumah untuk memperluas jangkauan program, terutama di tengah habisnya kuota gratis melalui jalur yang selama ini diakses.
Disdagin berharap, koordinasi lintas pemerintahan dapat membuka peluang fasilitasi berikutnya, sehingga semakin banyak pelaku usaha memperoleh sertifikat halal dan mampu meningkatkan daya saing produknya.
“Pembinaan dan sosialisasi akan terus dilakukan agar semakin banyak sektor industri memahami pentingnya sertifikasi tersebut,” pungkasnya. (awr)
