Hasil Ubinan BPS di Cirebon, Panen Padi dengan Aplikasi Pureplant Capai 9,2 Ton per Hektare

panen bersama ubinan dinas pertanian kabupaten cirebon
PANEN BERSAMA: Petani bersama jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan petugas BPS melaksanakan panen padi di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/11/2026). –FOTO: ISTIMEWA--
0 Komentar

DEMPLOT PUREPLANT DIKEMBANGKAN DI SEJUMLAH DAERAH

Direktur Utama PT Intani Bumi Lestari, Mira Rachmiati, menjelaskan bahwa Pureplant merupakan produk yang dikembangkan melalui kerja sama perusahaannya dengan PT Indoraya Mitra Persada 168.

Produk pupuk hayati cair tersebut berbasis mikroorganisme lokal dan dilengkapi zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk mendukung pertumbuhan tanaman serta kesehatan tanah.

Menurut Mira, pengembangan Pureplant dilakukan melalui sejumlah demonstrasi plot (demplot) di berbagai daerah untuk melihat penerapannya pada kondisi lahan dan komoditas yang berbeda.

Baca Juga:BNPT, Pemprov Sumbar, Guru, Komitmen Cegah Radikalisme dan Kekerasan di SekolahPASI Lakukan Pemasalan lewat Kejuaraan Pelajar, dari TK hingga SMP

“Kami sudah mengembangkan demplot lebih dari 20 hektare di Bandung, Subang, Cirebon, Bantul, dan Temanggung. Dari berbagai lokasi tersebut, hasil produksi dilaporkan meningkat sekitar 25 sampai 40 persen,” jelas Mira.

Ia juga menyebutkan bahwa hasil panen padi di Bantul dan Temanggung pada September 2026 mencapai lebih dari 10 ton per hektare.

Menurutnya, penggunaan Pureplant relatif efisien karena dosis aplikasi yang direkomendasikan sekitar enam liter per hektare.

“Penggunaan pupuk hayati cair Pureplant cukup enam liter per hektare dengan biaya yang relatif terjangkau,” katanya.

Selain untuk tanaman pangan, Pureplant juga diaplikasikan pada berbagai komoditas lain, seperti sayuran, tanaman hortikultura, buah-buahan, serta tanaman perkebunan, di antaranya kelapa sawit, kakao, dan kelapa.

PT Intani Bumi Lestari juga tengah mengembangkan program pendampingan bagi petani muda di Sumatera Utara.

Salah satu kegiatannya berupa penerapan Pureplant dan HumicGen di kawasan pertanian Berastagi, Kabupaten Karo.

DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KEMANDIRIAN PUPUK

Baca Juga:Baru Pelepasan, Atlet Kota Cirebon Langsung Raih Emas Perdana di Porprov Jabar XV/2026Cegah Radikalisme dan Kekerasan Remaja, Kuncinya Fondasi Keluarga serta Edukasi Berkesinambungan

Mira mengatakan pengembangan Pureplant diarahkan untuk mendukung pemulihan kesehatan tanah pertanian, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional.

Menurutnya, pemanfaatan bahan baku lokal dalam produksi pupuk hayati juga menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku pupuk impor.

“Pureplant merupakan produk yang diproduksi 100 persen di Indonesia dengan menggunakan bahan baku lokal,” jelasnya.

Hasil panen di Cirebon tersebut menjadi salah satu contoh penerapan pupuk hayati yang perlu terus dievaluasi dan dikembangkan melalui pendampingan petani serta pengujian di berbagai kondisi lahan.

Penerapan teknologi pertanian yang lebih ramah lingkungan diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, tetapi juga mendukung pemeliharaan kesehatan tanah dan keberlanjutan usaha tani.

0 Komentar