Ada Rekayasa Lalu Lintas, Cari Jalan Pintas

penutupan-jalan-kota-cirebon
Petugas Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas di persimpangan Jl Siliwangi, Selasa (13/10). Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Aturan buka tutup jalan atau pengalihan arus lalu lintas di Kota Cirebon membuat para pengendara beralih mencari jalan pintas. Sejumlah ruas jalan yang biasanya sepi pun kini menjadi ramai.
Seperti yang terjadi di Jalan Setiabudi. Banyak pengendara baik kendaraan roda dua maupun roda empat termasuk angkot yang melintas di jalan tersebut. Di pertigaan masuk maupun keluar jalan Setiabudi bahkan sempat terjadi antrean.
Adanya penutupan jalan di simpang Pusdiklatpri Jl Cipto Mangunkusumo membuat pengendara yang hendak menuju arah Gunungsari memutar arah.
Salah satu pengendara, Saefullah (23) yang akan menuju salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Cipto Mangunkusumo memilih melewati Jalan Setiabudi. Menurutnya, melewati jalan Setiabudi karena lebih cepat dibanding mengikuti alur lalu lintas pada umumnya.
Dari perempatan Cipto-Pusdiklatpri, ia lurus ke Jalan Sudarsono dan berbelok ke Jalan Setiabudi. Kemudian ia melewati ke Jalan Sutomo dan belok ke Jalan Cipto Mangunkusumo.
Di saat yang sama Jl Nyi Mas Gandasari (Prujakan) juga ditutup. Banyak pengendara menggunakan Jl Gudang – Jalan Pekalipan – Jalan Pulasaren – Jalan Lemahwungkuk terus ke Jalan Benteng dan Jalan Veteran.
Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Citra Remaja. Jalan Citra Remaja menjadi jalan pintas pengendara dari arah jalan Pemuda menuju Jalan Cipto. Hanya saja kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan roda dua.
TETAP DITERAPKAN
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Drs Andi Armawan mengungkapkan, pemberlakuan rekayasa lalu lintas dilakukan bukan untuk memindahkan kemacetan ke tempat lain. Melainkan membatasi jumlah arus mobilitas yang masuk ke kota.
Kemudian, mengurangi kegiatan barang dan manusia ini dilakukan dalam upaya menekan penyebaran covid-19, mengingat dalam beberapa waktu terakhir peningkatan pasien. “Rekayasa akan tetap dilaksanakan sesuai dengan arahan pemerintah,” ungkapnya.
Dengan adanya pengalihan arus lalu lintas ini, diharapkan bisa mengurangi angka kepadatan di Kota Cirebon. Mengurangi aktivitas masyarakat di luar rumah, sehingga masyarakat bisa tetap berdiam diri di rumah untuk menghindari adanya kerumutan dan penerapan social distancing sebagai salah satu protokol kesehatan yang diterapkan di tengah pandemi ini.

0 Komentar