Akhirnya, Dua Rumah Ambruk

Akhirnya, Dua Rumah Ambruk
AMBRUK: Pemilik rumah Abdul Muin sedang membereskan puing-puing bangunan rumah miliknya yang ambruk karena tanah ambles, kemarin. ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

 
INDRAMAYU-Dua rumah warga di dekat Tanggul Sungai Cimanuk, Blok Rengaspayung, Desa Kertasemaya, akhirnya ambruk.
Pantauan di lapangan, rumah warga yang ambruk ini akibat retakan dari Sungai Cimanuk yang membuat tanggul ambles.
Kedua rumah tersebut adalah milik Abdul Muin dan Alm Nuryaman yang kehilangan ruangan dapur dan kamar mandi.
Selain dua rumah warga yang ambruk, retakan tanah dari tanggul Sungai Cimanuk itu juga membuat saluran pembuangan air limbah ikut rusak. Sehingga menyebabkan adanya genangan air di pinggiran rumah milik keduanya.
Ketua RW Blok Rengaspayung, Tamrin mengatakan, ambruknya rumah warga itu terjadi, Kamis (1/7), dini hari, setelah wilayah Desa Kertasemaya diguyur hujan.
“Sekitar jam 3 pagi ambruk. Sekarang hanya menyisakan puing dan kamar saja. Padahal bangunan ini baru dibangun setelah pengerjaan proyek perbaikan tanggul tahun kemarin,” ujar Tamrin.
Dikatakan Tamrin, kejadian rumah ambruk ini sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan warga sekitar tanggul. Ditambah lagi, kata Tanmrin, areal tanah yang ambles semakin meluas setelah diguyur hujan lebat. Sedangkan, saluran pembuang juga ikut rusak akibat tanggul Sungai Cimanuk ambles. Sehingga, air hujan dan air limbah rumah tangga bertumpu di tanah yang ambles sehingga keruakan semakin parah.
Untuk itu, Tamrin mendesak pemerintah untuk segera turun tangan menyikapi persoalan amblesnya tanah yang terus menghantui warga. “Tanah sudah ambles 1,5 meter, tembok tanggul yang dibangun sudah retak dan bergeser 2 meteran. Pagi tadi ada kunjungan dari camat, saya ceritakan semuanya. Inginnya ada tindakan serius dari pihak terkait seperti BBWS, kasihan warga,” tukasnya.
Terpisah, Camat Kertasemaya Ade Sukma Wibowo mengaku, pihaknya telah meninjau dan memberikan bantuan sembako untuk warga yang rumahnya terdampak longsor.
Ade mengaku, belum mengetahui secara pasti kapan tanggul akan kembali diperbaiki. Namun, menurutnya saat ini sedang dilakukan uji lab struktur tanah oleh pihak dari BBWS Cimanuk Cisanggarung.
“Kami juga sudah melaporkan kepada BPBD. Sekarang ini masih uji lab struktur tanahnya, sedalam 30 meter. Mudahan-mudahan bisa segera diperbaiki,” ujarnya. (oni)
 

0 Komentar