Aksi Bersih-bersih Bentuk Sindiran

batubara-pelabuhan-cirebon
Warga dari RW 01, 07 dan 10 Kelurahan Panjunan melaksanakan aksi bersih-bersih di depan Pelabuhan Cirebon, Selasa (22/9). Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Puluhan warga Pesisir Panjunan menggelar bersih-bersih di depan pintu masuk Pos III Pelabuhan Cirebon. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas pencemaran lingkungan, kerena aktivitas bongkar muat batubara.
Warga yang mengikuti aksi bersih-bersih berasal dari RW 01, 07, dan 10 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk. Mereka berjalan kaki menyusuri Jalan Sisingamaraja dan Jalan Benteng untuk menuju ke Pos III Pelabuhan Cirebon, sambil membawa perkakas dan alat ke kebersihan seperti sapu, serok, dan kantung sampah.
Setibanya di depan pintu masuk Pos III Pelabuhan Cirebon, warga spontan menyapu taman dan trotoar yang ada di depan pintu masuk. Sejumlah material dedaunan, sampah plastik dan tanah yang bercampur dengan debu batubara nampak mengendap dimasukan ke dalam kantung.
Petugas keamanan sempat menghampiri mereka, melarang warga untuk masuk lebih jauh ke area bagian dalam pelabuhan.
Kordinator aksi, Agus Aryanto mengatakan, aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk sindiran terhadap aktivitas bongkar muat batubara yang selama ini berdampak terhadap pencemaran.
“Ini sebetulnya hanya simbol penolakan dan sindiran kami terhadap otoritas regulator dan operator bongkar muat batubara di Pelabuhan,” ujar Agus, kepada Radar Cirebon, Selasa (22/9).
Disampaikan dia, warga menyadari tidak mungkin diperkenankan masuk ke dalam area dalam pelabuhan untuk melakukan aksi bersih-bersih ini. Mengingat kawasan tersebut masuk dalam objek vital nasional.
Karenanya, aksi bersih-bersih difokuskan di depan pelabuhan. “Intinya begini. Kalau pihak pelabuhan nggak sanggup membersihkan sendiri areanya, warga bisa melakukan itu kalau dilibatkan,” tandasnya.
Warga lainnya, Kasno menambahkan, makna yang terkandung dalam aksi ini untuk disampaikan kepada pihak regulator dan operator Pelabuhan Cirebon dan stakeholder lain yang berkecimpung di bongkar muat batubara. Diharapkan  agar bisa bersih-bersih.
“Bersih-bersih kita ini maknanya luas, bisa bersihkan lingkungan, bersihkan kinerja, bersihkan hati. Kalau semua sudah bersih kan pasti jadi nyaman,” imbuhnya. (azs)

0 Komentar