Bakal Calon DPD RI di Kota Cirebon Ada yang Hanya Dapat Dukungan 1 KTP, Kok Bisa?

verfak-bacalon-dpd
Komisioner KPU Kota Cirebon, Mardeko, membeberkan nama-nama bacaleg yang melalui tahapan verfak di Kota Cirebon dan ditemukan ada bacalon yang mendapatkan satu dukungan KTP. Foto: Abdullah/Kota Cirebon.
0 Komentar

Keterlambatan ini karena ada gangguan sistem Silon di KPU RI. Langkah yang dilakukan oleh KPU Kota Cirebon yakni akan menggelar rakor mengundang PPS dan PPK untuk evaluasi, melakukan langkah-langkah kegiatan verfak supaya tanggal 25 Februari bisa selesai.

Kendala kedua, lanjut Mardeko, adalah kondisi cuaca. Karena hampir setiap sore Kota Cirebon dilanda hujan, sehingga petugas tidak maksimal saat melakukan verifikasi bacalon DPD RI.

Selanjutnya, kendala ketiga adalah LO (narahubung) bacalon DPD tidak siap mendampingi karena faktor cuaca. Selain itu LO ditunjuk tidak dari awal dan tidak tahu alamat nama-nama domisili KTP.

Baca Juga:HZM Resmi Pimpin PSSI Kota CirebonDetik-detik Walikota Cirebon Bersitegang dengan Kontraktor

Mardeko menerangkan, di Kota Cirebon terdapat dukungan kepada bacalon DPD RI hanya 1 KTP, karena dalam PKPU Nomor 10/2022 satu syarat untuk bisa mendaftar DPD minimal 5 ribu KTP dukungan dan tersebar minimal di 14 Kota dan Kabupaten.

Di Kota Cirebon, lanjut Mardeko, ada 1 dukungan KTP karena di Kota Cirebon hanya 1 KTP dukungan. 1 KTP dukungan itu atas nama Ogi SOS.

Selain Ogi SOS, dukungan 1 KTP terhadap bacalon DPD RI atas nama Yunita Dian Suwandari, Ernawaty Tampubolon, Dian Rahadian.

Sedangkan Untuk bacalon DPD RI yang dukungan KTP terbanyak adalah 2.760 KTP dukungan. Hanya saja dari 2.760 dukungan KTP, setelah dilakukan penarikan sampling untuk di verfak hanya 337.

Disusul Jihan Fahira populasi dukungan 1.513 tapi yang di sampling 306.

“Hasil verfak bacalon DPD RI nanti kesimpulannya di provinsi,” pungkas Mardeko. (*)

0 Komentar