3 Ciri-Ciri Murai Batu Volume Keras Yang Bikin Pusat Perhatian

Ciri-ciri murai batu volume keras
Cara mudah untuk menilai kwlaitas suara murai batu dapat memperhatikan bentuk paruhnya/ist.radarcirebon.id
0 Komentar

Murai batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya memiliki suara bervariasi, tajam, namun volume kurang keras.

Paruh Atas dan Bawah Sama-Sama Tebal

Murai batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya memiliki kecenderungan mengulang-ulang suara (ngukluk / ngeban), serta karakter vokal O bulat.

Paruh Atas Tebal, Paruh Bawah Tipis

Murai batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya memiliki karakter suara variasi ngerol, nyerecet, nembak.

Baca Juga:8 Cara Memilih Burung Murai Batu Yang Bagus Punya Mental Jawara4 Manfaat Mandi Malam Untuk Murai Batu Terapi Penting Agar Makin Gacor Stabil di Lapangan

Suara ngerolnya terdengar kurang keras, tapi ketika nyerecet dan nembak, suaranya terdengar keras / tajam.

3. Paruh Sedang

Murai batu dengan keadaan paruh sedang, terbagi menjadi 3 kriteria sama seperti murai batu paruh pendek di atas.

Paruh atas dan Bawah Sama-Sama Tipis

Murai batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya mempunyai suara yang bervariasi, tajam, dan volumenya keras.

Paruh atas dan Bawah Sama-Sama Tebal

Murai batu dengan bentuk paruh atas dan bawah sama-sama tebal, biasanya memiliki kecenderungan mengulang-ulang suara.

Karakter vokal O bulat, volume keras, namun datar-datar saja.

Paruh Atas Tebal, Paruh Bawah Tipis

Murai batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya memiliki karakter suara variasi ngerol, nyerecet, nembak, dengan volume keras.

Ketika nyerecet-nembak, suaranya terdengar lebih keras, tajam, dan kristal.

 

0 Komentar