Di Kuningan, Positif Covid-19 Tembus 50 Orang

Grafis-Covid-31-Juli-2020
0 Komentar

KUNINGAN – Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan menembus angka 50 orang. Bahkan dalam kurun waktu satu bulan ini saja, kenaikan kasusnya cukup signifikan mencapai 100 persen. Pada awal Juli lalu, total kasus positif Covid-19 di Kuningan hanya 25 orang. Namun di akhir Juli ini, angkanya sudah mencapai 50 kasus positif Covid-19.
Kendati terdapat kenaikan kasus positif cukup signifikan selama satu bulan ini, namun kasus kematian akibat Covid-19 cenderung rendah. Total kasus kematian akibat pandemi ini hanya dua orang, sedangkan tingkat kesembuhan sudah mencapai 41 orang. Sementara untuk pasien positif Covid-19 yang masih diawasi oleh Gugus Tugas Covid sampai saat ini terdapat tujuh orang.
“Sampai hari ini total kasus positif mencapai 50 orang. Ada sebanyak 41 orang dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dan 7 orang masih dalam pengawasan,” kata Juru Bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan Agus Mauludin saat memberikan keterangan persnya, Jumat (31/7).
Dia menyebutkan, khusus untuk kasus reaktif Covid-19 totalnya mencapai 97 orang. Angka ini terdiri dari 62 orang dinyatakan sembuh, delapan orang meninggal dan 27 orang masih pengawasan. “Update hari ini masih ada 27 orang reaktif Covid-19 dalam pengawasan. Sebanyak 62 orang sudah sembuh dan 8 orang meninggal dunia,” imbuhnya.
Termasuk untuk orang dalam pemantauan (ODP), angkanya cenderung melandai. Kini jumlahnya tersisa tiga orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) masih terdapat 37 orang. “Kalau ODP tinggal 3 orang saja. Beda dengan PDP yang kini masih tersisa 37 orang,” tukasnya.
Menurut Agus, hampir semua kasus Covid-19 ini sebagian besar adalah laki-laki. Misalnya saja kasus positif Covid-19, ada sebanyak 39 laki-laki dan 11 perempuan. Untuk kasus reaktif Covid-19, yang laki-laki jumlahnya mencapai 167 orang. Perempuan hanya berjumlah 93 orang. Umurnya juga bervariasi dari anak-anak hingga orang tua.
Oleh sebab itu, pihaknya menekankan, agar semua masyarakat tetap mematuhi aturan yang diberlakukan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona. Sebab virus tersebut menyerang tanpa mengenal usia seseorang. Pihaknya terus berupaya untuk mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

0 Komentar