Diet Dalam Islam Tidak Ribet, Begini Kata Ustadz Raehanul Bahraen

RADARCIREBON.ID- Banyak orang yang menganggap bahwa cara diet sehat untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi porsi dan jenis makanannya. Padahal diet yang tepat bukan hanya soal seberapa banyak porsi makan.

Seperti yang disampaikan oleh Ustadz dokter Raehanul Bahraen. Dikatakan Ustadz Raehanul Bahraen, sebenarnya konsep makanan dalam Islam cukup sederhana dan tidak ribet. Hal ini ada dalam Al-Quran.

Allah berfirman,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوٓا

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Ibnu Katsir menjelaskan tafsir ayat ini,

قال بعض السلف : جمع الله الطب كله في نصف آية : ( وكلوا واشربوا ولا تسرفوا )

“Sebagian salaf berkata bahwa Allah telah mengumpulkan semua ilmu kedokteran pada setengah ayat ini,” [Tafsir Ibnu Katsir 3/384, Dar Thaybah]

 “Jadi, selama makanan itu halal, thayyib (baik) dan tidak berlebihan, silakan dimakan,”ujar Ustadz dokter Raehanul Bahraen dalam kajiannya.

Baca juga: Cara Mengatasi Obesitas, Simak Takaran Makan dan Pola Aktivitas Sehari-hari

Ustadz dokter Raehanul Bahraen memberikan tiga tips diet dalam islam ialah:

  1. Hendaknya tidak anti atau terlalu takut makan nasi atau produk tepung, karena kita tetap butuh karbohidrat, bahkan sunnahnya adalah makan sesuai kebiasaan kaumnya sehingga kita orang indonesia biasa makan nasi atau jagung, asalkan tidak berlebihan.
  2. Hendaknya tidak anti dan terlalu takut makan gorengan, boleh saja asalkan tidak tiap hari dalam jumlah besar, sesekali dan lebih baik lagi gorengan rumah dengan minyak yang tidak berkali-kali dipakai menggoreng
  3. Hendaknya tidak anti dan terlalu takut makan mie instan, asalkan tidak berlebihan setiap hari, maksimal 2x dalam sepekan. Begitu juga dengan makanan lainnya yang mengandung gula, boleh saja asalkan tidak berlebihan.
  4. Untuk menjadi sehat tidak hanya fokus pada makanan saja, tetapi perlu olahraga rutin, olahraga ini yang terpenting adalah rutin dan istiqomah meskipun hanya 10-15 menit sehari, semisal lari, jalan cepat atau bersepeda dan tidak harus olahraga berat. Islam pun menganjurkan olahraga bahkan ada olahraga yang disunnahkan seperti berenang, memanah dan berkuda.
  5. Tidak lupa juga melakukan intermitten fasting atau puasa, sebagai seorang muslim kita ada ibadah puasa senin-kamis, puasa dawud atau puasa 3 hari setiap bulan. Tapi kita perlu ingat, bahwa tujuan utama puasa adalah ibadah bukan untuk diet, sehat itu hanya efek sampingnya saja.

Komentar