Dua Pelaku Curanmor Dimassa

Dua Pelaku Curanmor Dimassa
LOKASI PELAKU TERJATUH: Kaur Umum Desa Jemaras Kidul, Ibnu Khajar menujukkan lokasi pelaku terjatuh dan akhirnya tertangkap warga lalu menjadi bulan-bulanan massa. FOTO: CECEP NACEPI/ RADAR CIREBON
0 Komentar

 
 
CIREBON – MG (17) dan BL (22), warga Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu menjadi bulan-bulanan massa. Keduanya digebuki warga lantaran kepergok mencuri sepeda motor Honda Beat nopol E 6374 I milik Kastini (36) yang terparkir di depan sebuah minimarket Jemaras Kidul Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.
Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, aksi curanmor itu terjadi pada Sabtu siang (27/6) sekitar pukul 09.30. Bermula korban Kastini masuk ke dalam minimarket untuk belanja. MG dan BL yang datang dari arah selatan  langsung memantau lokasi.
Situasi memang sedang ramai. Tapi pelaku bener-bener nekat. Satu pelaku turun dari motor, kemudian mendekati motor korban. Pelaku kemudian berusaha membuka kunci kontak motor dengan menggunakan kunci T. Aksinya itu, tanpa disadari dilihat oleh warga yang hendak masuk ke minimarket.
“Saksi awalnya mau masuk Indomaret juga. Pas lewat, ada orang sedang buka kunci motor lama banget. Jadi dia balik lagi. Pas pelaku naik motor mau berangkat, saksi bilang mas mau ngapain. Pelaku langsung lari,” kata Kaur Umum (mandor, red) Desa Jemaras Kidul, Ibnu Khajar.
Pelaku langsung naik motor. Namun bagian belakang motor sempat ditarik oleh warga. Tapi, tarikan gas pelaku cukup kencang hingga lolos. Apes, dari depan ada truk yang hendak belok dan juga jalannya berlubang. Sehingga, pelaku terjatuh di depan gerbang masuk masjid Jemaras Kidul.
“Saya sedang kerja bakti. Saya ada di depan pintu gerbang masjid. Saya dengar ada teriakan maling dari masyarakat. Saya langsung ngejar. Pelaku berinisial MG tertangkap oleh saya sendiri,” tutur Ibnu.
Ibnu segera menyeret MG ke balai desa agar tidak dihakim massa. Namun, peristiwa itu menyita perhatian warga lainnya. Sehingga, banyak warga turut berdatangan. Sementara pelakulainnya BL sempat lolos dari kepungan warga lari ke persawahan.
Karena banyaknya warga yang mengejar, BL tak berdaya. Upaya pelariannya gagal. Dia ditangkap di persawahan yang jarak sekitar 300 meter dari TKP.
Kedua pelaku itu dibawa ke Kantor Balai Desa Jemaras Kidul untuk menghindari amukan masyarakat. Namun, tetap saja banyak dari warga yang mendaratkan bogem ke kepala dan tubuh pelaku. Sempai-sampai kantor Balai Desa Jemaras Kidul dipenuhi massa.

0 Komentar