FCTM Sebut DPRD Siap Gelar Paripurna Pemekaran Cirebon Timur

qorib
Koordinator aksi, Qorib Magelung Sakti SH MH mengakui pihaknya menunda aksi karena sudah ada komitmen dari Ketua DPRD HM Luthfi soal paripurna pemekaran Cirebon Timur. Foto: Radar Cirebon.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) menunda aksi demo ke DPRD Kabupaten Cirebon yang seharusnya dilaksanakan pada Jumat siang lalu (24/11/2023).

Ditundanya demo tersebut lantaran Ketua DPRD Kabupaten Cirebon HM Luthfi menyanggupi untuk menggelar paripurna setelah mendapatkan pemaparan kajian akademis pemekaran Cirebon Timur dari Injabar Unpad.

Koordinator aksi, Qorib Magelung Sakti SH MH mengakui pihaknya menunda aksi karena sudah ada komitmen dari Ketua DPRD HM Luthfi.

Baca Juga:Mengungkap Kronologi Penculikan Bayi di Cirebon, Korban Diambil saat TidurIni Hal-hal yang Berubah dari Alun-alun Pataraksa Sumber, Ramai Dikunjungi Warga Cirebon saat Weekend

“Kita sudah bertemu dengan ketua dewan dan menyatakan siap menggelar paripurna setelah mendapatkan pemaparan kajian akademis pemekaran,” ungkap Qorib.

Dijelaskan Qorib, belum adanya pemaparan kajian akademis dari Injabar yang membuat DPRD belum menggelar paripurna pemekaran Cirebon Timur.

“Menurut dewan, mereka belum gelar paripurna katanya karena belum ada bahan kajian. Ya kita pahami itu,” ungkapnya

Tim pengkaji dari Unpad, menurut Qorib, akan segera memberikan pemaparan hasil kajian akademis terkait pemekaran Cirebon Timur.

“Maksimal satu minggu dan paling cepat tiga hari dari sekarang, Injabar akan melakukan pemaparan hasil kajian akademis mengenai pemekaran Cirebon Timur. Akan dipaparkan di DPRD,” ujarnya.

Kata Qorib, pihaknya akan melakukan aksi demo jika setelah pemaparan kajian akademis pemekaran dan DPRD belum melakukan paripurna.

“Jadi nanti setelah kajian akademis ini dijabarkan dan ternyata belum juga melakukan paripurna, maka kita jadi aksi demo ke DPRD Kabupaten Cirebon,” terangnya.

Baca Juga:Termasuk Tahu Gejrot, Simak Daftar Alamat Kuliner Cirebon yang Banyak Diburu Orang saat LiburanBulan Depan Kota Cirebon, Kuningan, dan Majalengka Dipimpin Pj, Ini Jadwalnya

Sementara itu, semangat Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) tak pernah kendur. Meski pemekaran Cirebon Timur disebut terganjal luas wilayah, tapi FCTM yakin daerah mandiri yang terpisah dari Kabupaten Cirebon akan terwujud.

Mengenai adanya isu CDOB (Calon Daerah Otonom Baru) Cirebon Timur terganjal aturan luas wilayah, disayangkan Ketua FCTM KH Usamah Manshur.

Ia mengatakan saat masyarakat semangat dan optimis mewujudkan Cirebon Timur, tiba-tiba muncul isu pemekaran terancam gagal karena terkendala syarat minimal luas wilayah.

“Isu itu muncul tanpa perbandingan data dan keterangan lain bahwa ada kabupaten di Jawa Barat yang masuk CDOB dan sudah diusulkan Pemprov Jabar dengan luas wilayah di bawah luasan Cirebon Timur,” kata Kiai Usamah.

0 Komentar