Gulirkan Lomba Masjid Sehat dan Berprestasi

lomba-masjid
LOMBA MASJID: Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan bakal mengadakan lomba masjid sehat dan berprestasi tingkat kabupaten.
0 Komentar

KUNINGAN – Dalam waktu dekat, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan bakal mengadakan lomba masjid sehat dan berprestasi tingkat kabupaten. Kategori sehat sendiri diartikan mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, hingga tata kelola dan program kebersihan yang terencana.
Hal itu terungkap, saat kunjungan silaturahmi pengurus DMI Kuningan di ruang kerja Bupati H Acep Purnama SH MH. Selain agenda silaturahmi, kunjungan DMI Kuningan dimaksudkan untuk menyampaikan perihal launching penilaian shooting masjid sehat dan berprestasi.
Pada lomba masjid sehat tersebut, tata cara penilaian diserahkan kepada pihak DMI Kuningan. Bahkan sejak awal Agustus telah diadakan pengumpulan berkas dari DKM setiap masjid, kemudian akan diseleksi, dikunjungi dan dinilai sampai tahap lima besar. Penilaian juga berkaitan dengan kepengurusan DKM, pengelolaan manajemen, majelis taklim, remaja masjid dan taman pendidikan Alquran. Penilaian pun termasuk penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Bahkan masjid yang menerapkan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19, akan mendapatkan nilai tambahan.
Ketua DMI Kuningan Drs H Ugin Lugina MPd menjelaskan, DMI memiliki program seperti lomba masjid sehat dan lomba manajemen masjid. Ada pula sahabat masjid yang merupakan suatu mitra untuk menjadi partner dalam kegiatan memakmurkan masjid. “Kegiatan penilaian masjid ini ialah kegiatan rutin tahunan untuk menilai mesjid se-Kabupaten Kuningan. Tujuan tentu untuk memakmurkan masjid dengan fokus pada masjid sehat. Sehat dalam arti mengikuti protokol kesehatan, tata kelola program kebersihan juga terencana dan berprestasi perihal program keorganisasian,” terangnya, kemarin (6/8).
Pada kesempatan itu, dukungan diberikan Bupati H Acep Purnama terhadap semua sisi terutama dalam kebijakan-kabijakan yang dikeluarkan. Melihat masih banyaknya masjid dengan bangunan yang sudah baik, tetapi masih kurang terurus dengan terkendala pada pengurus sebagai pengelola. “Peningkatan kesadaran akan makna dari masjid itu sendiri memang perlu ditingkatkan. Sehingga dapat mempertebal tingkat keimanan pada masyarakat,” ujar Bupati Acep.
Oleh sebab itu, Ia berharap, Kabupaten Kuningan dapat menjadi kabupaten dengan ribuan masjid dan musala dengan manajemen masjid yang baik. Sehingga semua aspek terkait juga dapat menjadi baik.(ags)

0 Komentar