Heboh Efek Samping Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah, Kemenkes Bilang Begini

AstraZeneca
Efek samping vaksin AstraZeneca diungkapkan jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Saat ini tengah heboh di mancanegara terkait efek samping vaksinasi Covid-19 AstraZeneca yang bisa menyebabkan pembekuan darah.

Namun, di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mengklaim belum menemukan adanya kasus efek samping vaksinasi Covid-19 AstraZeneca tersebut.

Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi menegaskan hingga saat ini belum ada kasus efek samping vaksinasi Covid-19 AstraZeneca di Indonesia yang menyebabkan pembekuan darah.

Baca Juga:Timnas Indonesia U17 Wanita Siap Hadapi Filipina di Laga Perdana Piala Asia U-17 Wanita 2024 Hari IniTimnas Indonesia U-23 Siap Dikalahkan Guinea U-23, Kaba Diawara: Kuncinya Main Efisien

Nadia mengatakan, sebelum diberikan izin edar, vaksin tersebut telah melewati uji keamanannya. Menurutnya, ada empat fase dalam uji keamanan vaksin tersebut. 

“Sampai saat ini untuk kasus gangguan pembekuan darah akibat AstraZeneca tidak kita temukan,” kata Nadia di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Senin, 6 Mei 2024.

Nadia menjelaskan Komisi Nasional (Komnas) Pengkajian dan Penanganan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) telah mengkaji seluruh jenis vaksin Covid-19.

Menurutnya, Komnas KIPI telah melakukan surveilans di 7 provinsi.

“Saat ini dari surveilans yang dilakukan oleh Komnas KIPI baik dengan surveilans aktif yang mereka lakukan artinya mereka memberikan suatu kajian di 7 provinsi untuk melihat apakah ada efek samping daripada vaksin covid 19 dan itu bukan hanya AstraZeneca saja,” lanjut dia.

Ia menjelaskan hingga Juni 2022 tidak ada laporan mengenai efek samping dari vaksin AstraZeneca bisa menyebabkan pembekuan darah.

“Sampai dengan Juni 2022 dan itu sudah di laporkan bahwa tidak ada kasus trombosis ya ataupun pembekuan darah sebagai akibat dari vaksin asal AstraZeneca. Efek samping (yang ditimbulkan) ada seperti misalnya bengkak demam artinya efek-efek samping yang ringan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nadia menjelaskan efek samping dari vaksin AstraZeneca itu terjadi dalam rentang waktu 4-42 hari atau maksimal 6 bulan.

Baca Juga:Inilah Opsi 4 Pemain Tambahan Timnas Indonesia U-23 saat Hadapi Guinea agar Lolos Olimpiade Paris 2024UU Desa Disahkan, Kepala Desa Dapat Uang Pensiun dan Tunjangan Lainnya, Masa Jabatan hingga 16 Tahun

“Jadi kalau yang sudah lebih dari 6 bulan mendapatkan vaksin AstraZeneca kalau ada penyakit pembekuan darah itu hampir bisa dipastikan bukan karena AstraZeneca,” tegasnya.

Sebelumnya, AstraZeneca, perusahaan yang memproduksi vaksin Covid-19 dengan merek Covishield, mengakui produknya itu dapat menyebabkan efek samping langka. Termasuk pembekuan darah dan jumlah trombosit yang rendah.

Diberitakan The Telegraph, Minggu, 28 April 2024, para pengacara berpendapat, vaksin AstraZeneca (AZ) menimbulkan efek samping buruk pada sejumlah kecil keluarga.

0 Komentar