Kapal Nelayan Cirebon Terbalik di Karimunjawa, Keluarga Korban Sudah Tahlilan

RAUP-NELAYAN-CIREBON-SELAMAT-DARI-KAPAL-TERBALIK-DI-KARIMUNJAWA
Raup, kakak Iswandi yang sampai saat ini belum ditemukan setelah kejadian kapal terbalik di sekitar perairan Karimunjawa. Foto: Cecep/Radar Cirebon
0 Komentar

kata Bima.

Menurut Bima, kehilangan Iswandi merupakan takdir. Dia memang tidak bisa berenang. Walau itu bukan menjadi penyebab utama. Pasalnya, korban juga sudah puluhan tahun berlayar dengan Bima dan Raup.

“Dia memang dari dulu berlayar dengan kami. Puluhan tahun di laut. Dari dulu juga gak bisa berenang. Kalau namanya umur, kan gak tahu. Dia (Iswandi, red) gak takut tenggelam karena memang mencari uang di laut,” ujarnya.

Diceritakan juga, semenjak Iswandi hilang, pihak keluarga mengikhlaskan. Bahkan, kemarin merupakan hari ketujuh keluarga menggelar talilan.

Baca Juga:Hujan Intensitas Lebat, Rumah Warga di Kebon Kelapa Barat Tergenang BanjirBKPSDM Terus Kawal Seleksi Penerimaan CPNS

“Kita pihak keluarga sudah ikhlas. Di sini juga sudah tahlilan. Tapi, di sana juga tetap tim SAR masih mencari korban. Kapal sudah ketemu, ABK juga ketemu. Tinggal Iswandi saja yang belum ketemu. Kita pasrah saja,” pungkas Bima.

Seperti diketahui, kapal
yang dinakhodai Raup itu ditemukan di laut Karimun Jawa, Kabupaten Jepara, Jawa
Tengah, Jumat 28 Februari 2020 sekitar pukul 07.00 WIB. Dalam laporan BPBD
Jepara disebutkan temuan kapal itu baru dilaporkan pada Minggu (1/3).

Kapal itu ditemukan oleh Kapal
Sumedang Agung. Saat itu Kapal Sumedang Agung dengan ABK 16 orang berlayar
mencari ikan dan menemukan kapal tenggalam dengan posisi tengkurap tanpa ABK,
sekitar 26 mil selatan dari Kepulauan Karimun Jawa.

Selanjutnya kapal yang dalam posisi tengkurap tersebut ditarik oleh Kapal Sumedang Agung  ke Pulau Karimun Jawa. Di dalam kapal hanya ditemukan identitas. Antara lain Maskani (27), warga Dusun Plaosan RT 001 RW 001 Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Cirebon, Oom (54) warga Dusun Plaosan RT 002 RW 001 Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Cirebon, Iswandi (45) warga Dusun 1 RT 005 RW 002 Desa Selangit Kecamatan Klangenan, Cirebon.

Kemudian Raup (47) wargaBlok
2 RT 005 RW 003 Desa Kreyo, Kecamatan Klangenan, Cirebon, Norsoban (24), warga Jl
Abdul Ghoni RT 005 RW 005 Desa Pesurungan Kecamatan Tegal Barat, Tegal, Sunarto
(50) warga Jl Arjuna GG 14, RT 001 RW 001 Kecamatan Tegal Timur, Tegal, Moh
Gunawan (20) warga Jl Abdul Ghoni RT 005 RW 005 Desa Pesurungan Kidul, Kecamatan
Tegal Barat, Tegal, dan Yanto (24) warga Jl Blok 02 RT 005 RW 003 Desa Kreyo,
Kecamatan Klangenan, Cirebon. (*)

0 Komentar