Kasus Corona Tembus 700.000 di Dunia

corona-virus-outbreak
WASPADA: Relawan Palestina menyemprotkan disinfektan di kamp pengungsi al-Shati di Kota Gaza (16/3). FOTO: AFP
0 Komentar

WUHAN – Jumlah kasus virus Corona hingga Senin (30/3/2020) di seluruh dunia menembus lebih dari 700.000. Dari jumlah tersebut sebanyak 33.976 orang atau 4,69 persen meninggal dunia.
Data yang dihimpun AFP dari berbagai sumber resmi mengungkapkan, bahwa total kasus Covid-19 mencapai 722.088 orang yang tersebar di 183 negara dan wilayah.
Kasus virus Corona tertinggi berada di Amerika Serikat yang telah mengonfirmasi 143.025 penderita, sebanyak 2.514 di antaranya meninggal.
Di posisi kedua negara dengan kasus tertinggi adalah Italia dengan 97.698 penderita. Namun untuk kasus kematian Italia ada di peringkat teratas dengan 10.779 kasus.
Kemudian di peringkat ketiga ada Spanyol yang catatan jumlah kasusnya telah melampaui China. Infeksi di negara itu mencapai 85.195 naik 8 persen dari hari sebelumnya, Senin (30/3).
Pada posisi keempat kini ditempati Cina dengan 81.470 kasus, termasuk 3.304 yang meninggal. Penambahan jumlah kasus virus Corona di China masih di 2 digit meskipun sumber penularannya didominasi impor, bulan lokal.
Sementara itu, lebih dari 151 ribu orang di seluruh dunia dinyatakan sembuh dari virus Corona (Covid-19). Tingkat kesembuhan global hingga Senin (30/3) mencapai 20 persen dari total 722.088 infeksi virus Corona di seluruh dunia.
Pandemi virus Corona terlihat mulai dapat dikendalikan di negara-negara yang terdampak lebih awal. Setidaknya ada tiga negara dengan tingkat kesembuhan tinggi, yakni China, Korea Selatan, dan Iran.
Kebijakan lockdown dan menjaga jarak sosial (social distancing) disinyalir dapat membantu pemerintah menekan wabah tersebut. Ditambah lagi dengan pengetesan agresif dan penanganan medis yang baik dapat membantu pemerintah mencapai kemenangan melawan virus Corona.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, kapasitas pengetesan yang luas dan menjaga jarak sosial merupakan langkah terbaik untuk melawan pandemi Corona hingga vaksin ditemukan.
“Langkah-langkah agresif untuk menemukan, mengisolasi, menguji, merawat, dan melacak tidak hanya cara terbaik dan tercepat. Mereka juga cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus,” kata Ghebreyesus, seperti dikutip dari Business Insider Singapore, Senin (30/3).
Angka kesembuhan yang tinggi di beberapa negara dapat memberikan harapan bagi negara-negara terdampak, dengan terus mangambil langkah-langkah untuk menekan penyebaran virus.

0 Komentar