Kasus Covid-19 Naik 21 Orang

1-grafis-covid-9november
0 Komentar

KUNINGAN– Sempat mengalami penurunan kasus cukup signifikan, kini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kuningan kembali alami kenaikan. Terdapat kenaikan kasus positif Covid-19 sebanyak 21 orang dalam satu hari. Jika sebelumnya terdapat total terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 862 kasus, kini update data pada Senin (9/11) bertambah menjadi 883 kasus positif. Jumlah total tersebut terdiri dari 805 orang sembuh, 15 meninggal dunia dan 63 orang menjalani karantina. Seluruh kasus positif ini berasal dari masyarakat umum yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Juru Bicara Crisis Center Covid-19 Kuningan Indra Bayu Permana saat ditemui awak media mengatakan, jika hari ini terdapat penambahan cukup lumayan sebanyak 21 kasus. Jumlah ini tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan. “Sebetulnya pada minggu kemarin, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan ini sudah melandai. Sebab kita turun dari zona merah kembali ke zona oranye,” papar mantan Camat Subang tersebut, kemarin (9/11).
Menurutnya, hal itu berdasarkan kajian epidemiologi Jawa Barat untuk indikator angka reproduksi penularan Covid-19 saat mengevaluasi Kabupaten Kuningan. “Hasil evaluasi dari provinsi, di minggu kemarin kita di angka 1,99 dan sekarang kita poinnya di angka tiga koma sekian. Karena sempat kita zona merah kemudian kembali ke zona oranye itu di angka 2,1 dan menuju ke zona kuning itu tinggal satu poin lagi,” ungkapnya.
Hanya saja, lanjut Indra, perkembangan dua hari ke belakang terjadi lagi peningkatan kasus. Sebab hari sebelumnya naik sembilan kasus ditambah pada hari ini ada 21 kasus baru. “Pada dasarnya, penambahan kasus positif juga sejalan dengan tingkat kesembuhan yang terus bertambah. Ya mudah-mudahan kita segera terbebas dari pandemi ini, tentunya tetap menjadi pekerjaan bersama kita semua karena penanganan masih terus dilakukan,” tandasnya.
Dia mengingatkan agar masyarakat harus tetap waspada, sekalipun mungkin sebagian besar sudah jenuh menghadapi pandemi Covid-19. Namun diharapkan, kewaspadaan tetap dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dan gerakan 3M yakni mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Meski kita jenuh menghadapi ini semua, tapi kita jangan pernah menyerah untuk melawan pandemi ini. Artinya, kita menjaga diri sendiri termasuk pula menjaga orang lain dengan gerakan 3M tadi,” imbuhnya.

0 Komentar