Kontraktor Somasi Pemkot Cirebon Soal Uang 26 Miliar

CIREBON, RadarCirebon.id – Kontraktor somasi Pemkot Cirebon. Ya, sejumlah pengusaha jasa konstruksi (jakon) melayangkan somasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.

Alasan kontraktor somasi Pemkot Cirebon adalah, pekerjaan mereka di tahun anggaran 2022 belum dibayarkan. Pantas saja para jakon kesal dan marah.

Kontraktor somasi Pemkot Cirebon salah satunya diungkapkan  pengusaha jakon Bobby Hartanto. Dia mengajukan somasi tersebut, terdiri dari 7 rekanan yang memiliki 9 paket paket pekerjaan.

“Tapi sebetulnya sudah ada beberapa pengusaha jakon lainnya yang mau somasi pemkot lagi. Tapi rekan-rekan kami yang lain sedang menyiapkan dokumen kelengkapan buat somasinya,” ujarnya.

BACA JUGA: Rhoma Irama Bawakan Lagu BTS, Dangdut Campur Lagu Korea, Begini Jadinya

Pengusaha dari asosiasi Aspeknas Das’an menuturkan, para pengusaha yang mengajukan somasi ini, sebetulnya pekerjaannya sudah selesai, di beberapa perangkat daerah sesuai SPK yang diterima.

Hasil pekerjaannya juga sudah diperiksa oleh PPK di perangkat daerahnya, sehingga sudah diajukan SPM, tapi BPKPD tidak terbit SP2D.

Pihaknya sudah meminta klarifikasi kepada Pemda mengapa bisa sampai seperti ini. Tapi, tidak ada keterangan resmi dari Pemda.

Merrka hanya disodori surat judulnya kesepakatan bersama yang dikeluarkan PU dan BPKPD. Sehubungan dengan pembahasan dan sebagainya, ditunda pembayarannya. Tapi mencantumkan tanggal kapan akan dibayar.

BACA JUGA: Gaya Parenting Moms Millenial. Simak Penjelasannya!

“Jadi kemarin kami ambil langkah somasi kepada PPK Kepala Dinas PU, BPKPD dan Walikota,” ujarnya.

Menurut mereka, selain 7 pengusaha yang menjadi korban gagal bayar ini, puluhan pengusaha lainnya juga mengalami. Menurut informasi, 120 paket di beberapa perangkat daerah totalnya Rp 26 miliar.

Apabila somasi ini belum ada kejelasan, mengenai waktu pembayaran pekerjaan mereka, maka pihaknya akan mengajukan gugatan perdata.

Sebelumnya, diberitakan, kontraktor yang menyelesaikan pekerjaan fisik pada akhir Desember 2022, hingga saat ini belum dibayar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, total anggaran fisik yang belum dibayarkan Pemerintah Kota Cirebon sebesar Rp 26 miliar. Hingga akhir tahun 2022, ternyata pemkot tidak kunjung membayar kontraktor.

BACA JUGA: Final Piala AFF 2022, Polking Pede Bungkam Vietnam

Komentar