Luqman Lanjutkan Program Keraton

penobatan-sultan-sepuh-cirebon
Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat menyematkan keris peninggalan Sunan Gunung Jati sebagai tanda penobatan PRA Luqman Zulkaedin sebagai Sultan Sepuh XV. Foto: Ilmi Yanfa Unnas/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin telah dinobatkan sebagai Sultan Sepuh XV, menggantikan peran ayahandanya, Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat. Usai dinobatkan, Luqman akan melanjutkan sejumlah program keraton yang sebelumnya sudah berjalan.
“Saya akan melanjutkan program Almarhum Gusti Sultan Sepuh XIV seperti pelestarian adat tradisi keraton, revitalisasi keraton, dan menyiapkan keraton menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan,” ungkap Luqman, Selasa (1/9).
Diungkapkan Sultan Sepuh XV, Almarhum Gusti Sultan Sepuh XIV merupakan sosok yang gigih melestarikan tradisi dan kebudayaan keraton.
“Seperti yang saya sudah sampaikan dalam pidato saat acara jumenengan. Bahkan beliau (almarhum Sultan Sepuh XIV, red) dipercaya oleh forum silaturahmi keraton nusantara sebagai ketua. Tentunya saya akan melanjutkan dan bersinergi dengan lembaga pemerintahan juga non pemerintahan, “ungkapnya.
Di masa awal kepemimpinannya, dirinya juga akan fokus dengan pelestarian masjid-masjid kuno Kasultanan Cirebon serta meningkatkan hubungan dengan pesantren pesantren di Cirebon.
Dijelaskan PRA Luqman, keraton sendiri mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan syiar Islam dan juga pertumbuhan ekonomi kreatif. Sebagaimana yang dipesankan oleh Sunan Gunung Jati dalam salah satu pelatih petitihnya.
Untuk itu, kelak Keraton dan juga masjid Sang Cipta Rasa akan diberdayakan sebagai pusat peradaban dan juga syiar Islam.
“Kita punya potensi besar, ada masjid ratusan tahun dan keraton benteng budaya Indonesia,” ungkapnya.
UTAMAKAN TUGAS SULTAN
Luqman sendiri saat ini tercatat masih bekerja sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).  Ia mengatakan tidak akan meninggalkan profesinya tersebut walau fokus utamanya adalah menjadi Sultan Sepuh.
Sebagaimana Sultan Sepuh XIII, PRA Makanan Pakuningrat yang tetap bekerja sebagai Direktur Bank Jabar walaupun ia harus menjalankan tugas menjadi Sultan.
“Saya akan memprioritaskan tanggung jawab sebagai sultan. Dalam konteks kenotariatan, saya baru PPAT belum notaris. Prinsipnya saya tetap menjalankan adat dan tradisi keraton,” pungkasnya. (awr)

0 Komentar