Penjual Mi Ayam Ditipu, Motor Raib

Penjual Mi Ayam Ditipu, Motor Raib
MOTOR  KORBAN: Sepeda motor Yamaha Fino yang dibawa lari pembeli mi ayam. FOTO: ISTIMEWA
0 Komentar

 
PLUMBON – Ini peringatan khusus untuk para pedagang di pinggir jalan, hati-hati terhadap penipuan. Seperti yang dialami oleh penjual mi ayam bernama Taufik (37) warga Desa Bude Lor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Sepeda motor Yamaha Fino nopol E 5759 JG milik adiknya lenyap dibawa kabur oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Peristiwa itu, terjadi pada Rabu malam (4/11). Bermula ketika motor milik Indria dipinjam oleh kakak Taufik untuk berangkat menjaga warung mie ayam di Kedai 474, Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.
Sekitar pukul 21.00 WIB, seorang pria tidak dikenal datang memesan mi ayam lima porsi dan teh manis lima bungkus. Saat itu juga, pria tersebut membayar pesanannya tersebut.
Sambil menunggu, ia mengajak ngobrol penjual mi ayam, Taufik dengan gaya sok akrab. Di tengah obrolan itu, pria itu menanyakan kepada Taufik apakah menjual rokok tidak. Spontan, dijawab tidak menjual rokok, karena Taufik hanya menjual mi ayam.
Saat itulah, pelaku menyakan motor yang terparkir di depan itu milik siapa.  Karena berniat meminjam motor untuk membeli rokok di minimarket terdekat. “Posisi malam itu, motor dipakai kakak saya jaga warung mi ayam. Pelaku modusnya beli mi ayam 5 porsi, dan minjem motor buat beli rokok. Kakak saya kena hipnotis gitu, jadi gak sadar ngasih kunci motor kepada pelaku,” kata Indria kepada Radar Cirebon.
Taufik  yang sudah lama menunggu mulai sadar motor dibawa lari pembeli mi ayam. Ia mencoba mencarinya. Sayang, upayanya tidak membuahkan hasil. “Ciri pelaku badannya berisi kaya orang dinas, kulit sawo mateng, jaket hijau, dan pakai topi. Kayaknya, pelaku sudah mengincar dari jauh-jauh hari,” kata Indria.
Setelah kejadian itu, Taufik kemudian mendatangi Mapolsek Weru untuk melaporkan kejadian tersebut dengan harapan pelaku bisa tertangkap dan motornya kembali. Akibat dari kejadian itu, korban harus mengalami kerugian sekitar Rp11 juta sesuai dengan taksiran harga motor.
Kapolsek Weru Kompol Didin Jarudin membenarkan adanya penipuan dengan korban penjual mi ayam yang diambil motornya. “Betul ada penipuan seperti itu. Korbannya sudah diperiksa,” ujarnya. (cep)

0 Komentar