Perkuat Poros Perubahan Indramayu, Nina Harap Partai Koalisi Gandeng Gerindra dan Perindo

Nina-Da'i-Bachtiar
Bacabup PDI Perjuangan NIna A Da'i Bachtiar harap koalisi perubahan bisa gandeng Partai Gerindra dan Perindo untuk lebih menyempurnakan. Foto: Dok. Pri.
0 Komentar

INDRAMAYU – Setelah namanya hampir dipastikan mendapat tiket calon bupati (cabup) dari PDI Perjuangan, beredar kabar Nina A Da’i Bachtiar getol melakukan komunikasi dengan figur yang potensial akan digandeng jadi pasangannya.

Di antara yang telah ditemui Nina yakni Bacabup PKB sekaligus Ketua PCNU Indramayu, Juhadi Muhammad. Kemudian Ketua DPC Hanura, Ali Wardana. Berikutnya mantan Ketua DPW PKB Jabar, Dedi Wahidi serta bacabup dari Partai Gerindra, Gory Sanuri.

Kepada pekerja media Nina menyebut, untuk memenangkan pilkada mendatang butuh kebersamaan persepsi. Yakni terciptanya perubahan di segala sektor. Untuk itu, semua pihak harus bisa dipersatukan untuk mewujudkan.

Baca Juga:Masjid Gulung Karpet, Pemda Pantau ODP-PDPTak Berani Target Jumlah Wisatawan

“Sehingga kami melakukan komunikasi kepada tokoh daerah maupun tokoh politik termasuk bacabup Partai Gerindra, agar koalisi perubahan mencapai kesempurnaan,” ungkap Nina.

Nina menyebut 6 partai di koalisi perubahan yang solid yakni PDIP, PKB, Hanura, PKS, Demokrat dan Nasdem. Diakuinya belum sempurna karena masih ada 2 partai peraih kursi di DPRD yang belum bergabung yakni Partai Gerindra dan Perindo. Agar koalisi yang terbangun utuh minus Partai Golkar sebagai petahana.

“Nah dengan bacabup Partai Gerindra kami pada prinsipnya sama-sama menyepakati perubahan. Untuk itu ke depan kami harap Partai Gerindra dan Perindo juga bisa diikat oleh partai di koalisi perubahan,” harapnya.

Terkait pilihan E1 maupun E2, Nina menyerahkan sepenuhnya kepada PDI Perjuangan dan partai-partai koalisi. Termasuk dengan siapa ia akan dipasangkan.

“Sehingga untuk pasangan cabup-cawabup nanti kami percayakan kepada partai,” ungkap Bendahara Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Gantu) itu, Minggu (15/3).

Nina menyebut, partai politik di Indramayu khususnya PDI Perjuangan memiliki sumber daya yang mumpuni dalam menghitung sejauh mana rencana politik ke depan, agar bisa memenangkan pertarungan pilkada.
“Infrastruktur partai kami (PDIP, red) sangat lengkap dan teruji dalam setiap pertarungan politik di daerah maupun nasional. Bahkan Jokowi di DKI Jakarta saat pilkada memulai start dari survei dibawah 10 persen. Tapi mampu memenangkan pertarungan melawan calon petahana,” ujar sekjen IKFA tersebut.

Menurutnya, Indramayu juga memiliki kecenderungan besar untuk perubahan. Sehingga dirinya berharap agar komposisi partai yang bergabung di koalisi perubahan terus bertambah. Termasuk semangat perubahannya juga makin menguat dari unsur masyarakatnya langsung.

0 Komentar