Serap Aspirasi, Anggota Komisi VIII Gelar Rakor dengan Pemkot Cirebon

Selly-Andriany-Gantina-Reses
Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina (kanan), bersama Walikota Cirebon Nasrudin Azis, dan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati di ruang Adipura Balaikota Cirebon, Senin (9/3). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
0 Komentar

CIREBON – Walikota Cirebon Nasrudin Azis menyambut kedatangan Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina di ruang Adipura Balaikota Cirebon, Senin (9/3).

Kedatangan legislator Senayan (Selly) ke Kota Cirebon untuk kunjungan kerja (Kunker) di Dapil 8 wilayah Cirebon dan Indramayu. Sekaligus masa reses dalam rangka penyerapan aspirasi di Kota Cirebon.

“Kunjungan anggota komisi VIII DPR RI ke Kota Cirebon ini sebagai bukti kesungguhan wakil rakyat untuk mendengarkan aspirasi Dapil 8 yang diwakilinya. Banyak persoalan sosial dan lainnya di Kota Cirebon yang harus Pemkot Cirebon sampaikan kepada Komisi VIII DPR RI,” kata Azis.

Baca Juga:Masuk Garut, WNA Tiongkok dan Korsel DiawasiCegah Pelanggaran, Personel Propam Polres Cirebon Kota Gelar Gaktibplin

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menuturkan, kunjungannya ke balikota bertujuan berkoordinasi dengan Pemkot Cirebon. Khususnya progres program-program Pemerintah Kota Cirebon.

“Reses saya kali ini fokuskan berkoordinasi dengan Pemkot Cirebon. Peran legislatif bukan hanya pengawasan saja, tapi juga fungsi budgeting dan fungsi legislasi. Pertemuan tadi sudah kita dapatkan benang merahnya ternyata banyak hal yang harus masih diperjuangkan oleh wakil-wakil rakyat di Senayan khususnya dari masalah kesejahteraan sosial. Sehingga apa yang menjadi visi misi walikota untuk mewujudkan Kota Cirebon hijau, bersih dan tertib bisa bersinergi dengan program pemerintah pusat,” tuturnya.

Menurut perempuan yang pernah menjabat sebagai Plt Bupati Cirebon itu, pemerintah pusat diharapkan bisa memfasilitasi Dinas Sosial Kota Cirebon dalam hal logistik maupun sarana prasaran yang dianggap masih kurang atau penambahan.

“Karena ada perkembangan Metropolitan Cirebon Raya maka akan berdampak ke masalah sosial yang makin hari makin bertambah di Kota Cirebon. Seperti anak jalanan, gelandangan, fakir miskin, kemiskinan, anak telantar dan tawuran pelajar yang menjadi fokus kita,” katanya. (rdh)

0 Komentar