Sore-sore Bongkar Pasang Kabinet Imron-Ayu

Sore-sore Bongkar Pasang Kabinet Imron-Ayu
0 Komentar

Bupati Cirebon Drs H Imron MAg menggelar mutasi dan rotasi kemarin. Sebanyak 13 pejabat eselon II bergeser. Agenda ini tak seperti biasanya. Pelaksanaannya pun sore hari. Pukul 16.00. Tak seperti sebelum-sebelumnya. Pun juga harinya. Jumat. Biasanya mutasi di lingkungan Pemkab Cirebon digelar Rabu. Mutasi ini disebut-sebut masih akan berlanjut. Infonya pekan depan ada lagi, untuk eselon III ke bawah. Bahkan jumlahnya akan lebih banyak lagi.
 
==============
 
JABATAN Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkungan Pemkab Cirebon dibongkar perlahan. Bongkar pasang jabatan strategis kabinet Imron dan Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) ini membuat kaget kalangan birokrat. Mutasi yang dikabarkan di awal Juni itu dipercepat. Meskipun persiapan pergeseran mutasi rotasi jabatan itu telah matang. Yang prosesnya melalui asessment. Ada 26 JPT yang mengikuti uji kompetensi atau assesment bulan April lalu.
Gonjang-ganjing perjalanan pelaksanaan mutasi sempat ramai. Pasalnya, BKPSDM disebut-sebut tak dilibatkan. Namun, kabar tersebut dibantah Bupati Cirebon Drs H Imron MAg. Apalagi disebut ada campur tangan orang kuat. Menurutnya, semua proses mutasi dan rotasi jabatan sudah dilakukan secara profesional. Artinya, murni. Tidak ada invervensi apapun. “Eselon II yang dilantik bukan berbicara teknis. Tapi lebih kepada kemampuan inovasi dan manajemen di SKPD terkait,” tegas Imron.
Imron juga menampik jika akan ada pelaksanaan mutasi jilid II pekan depan dengan komposisi eselon III dan IV. “Gak ada,” ucapnya. Ia menjelaskan, meskipun sudah 13 jabatan dirotasi-mutasi, tapi masih ada tiga jabatan yang kosong di eselon II. Yakni Dinas Pertanian, Inspektorat, dan DPKPP. “Tiga SKPD itu nanti akan di-open bidding. Untuk sementara Plt,” tuturnya.
Ia menambahkan, bongkar pasang ASN eselon II bukan tanpa alasan. Semua karena kebutuhan. Dan butuhnya percepatan pembangunan di Kabupaten Cirebon. “Semuanya yang dilantik, saya yakin profesional semua. Dan bisa membawa perubahan bagi Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.
Imron mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik dan harus dipertanggung jawabkan, baik di dunia maupun akhirat. Imron kembali menegaskan dalam kegiatan ini semua komponen terkait proses mutasi dan rotasi dilibatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

0 Komentar