Sudah Diet Tapi BB Tetap Stagnan. Simak Penjelasannya!.

RADARCIREBON.ID- Diet merupakan salah satu upaya seseorang untuk menurunkan berat badan (BB). Banyak orang melakukan diet dengan beragam cara.

Menurunkan berat badan selalu menjadi perjuangan dan ini mungkin sulit bagi sebagian mereka termasuk yang terlanjur mengalami obesitas. Lalu apa yang bisa dilakukan jika berat badan tak juga kunjung turun hingga mencapai normal?

Ada yang membatasi asupan lemaknya, membatasi asupan karbohidrat, bahkan sampai tidak makan nasi.

Baca juga: Diet Dalam Islam Tidak Ribet, Begini Kata Ustadz Raehanul Bahraen

Memang ada banyak cara diet yang dapat dilakukan seseorang, tetapi belum tentu semuanya membuat berat badan Anda turun dan yang paling penting adalah belum tentu semuanya sehat untuk Anda.

Tubuh manusia adalah mesin yang sangat efisien. Tubuh mengerahkan berbagai mekanisme saat merasa terancam. Oleh karena itu, saat seseorang mengurangi asupan kalori, tubuhnya merasakan penurunan berat badan itu, dan menganggapnya sebagai ancaman.

Akibatnya, tubuh mengurangi laju metabolisme dan membakar lebih sedikit energi atau dengan kata lain, itu memperlambat laju penurunan berat badan, demikian seperti diungkap ScienceAlert.

Baca juga: Air Putih Dapat Tangkal Penyakit Kronis dan Tunda Penuaan

Menurut penelitian, stagnansi penurunan berat badan terjadi antara tiga dan enam bulan dan biasanya berakhir dengan penambahan berat badan. Namun, ini tidak berarti bahwa seseorang menyerah begitu saja.

Dilansir Antara, sebenarnya, ada beberapa cara untuk mengelola masalah stagnasi penurunan berat badan selama diet, menurut Ketua Charles Perkins Center Research Program di University of Sydney Nick Fuller seperti disiarkan Medical Daily beberapa waktu lalu.

Pertama, pikirkan kembali tujuan penurunan berat badan. Fuller mengatakan aspek terpenting dari penurunan berat badan adalah mengetahui definisi berat badan yang sehat.

Baca juga: Moms, Ini Cara Merawat Anak Alami Demam

Menurut dia, banyak orang menggunakan indeks massa tubuh (IMT) untuk menetapkan tujuan penurunan berat badan mereka, tetapi angka pada timbangan, dan skor yang dihasilkan saat seseorang memasukkan berat dan tinggi badan ke dalam kalkulator IMT, tidak masuk akal.

Komentar