Tewas di Kamar Mandi Kontrakan

Tewas di Kamar Mandi Kontrakan
EVAKUASI: Jasad Tusroanto (49) dievakuasi menggunakan protokol kesehatan. Korban ditemukan meninggal di kontrakannya.FOTO: ISTIMEWA
0 Komentar

ASTANAJAPURA – Warga Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap bernama Tusroanto (49) ditemukan tewas di kontrakan milik Mukran yang berlokasi di Blok Lapangan, Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Rabu pagi (5/8) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Kasubag Humas Iptu M Soleh mengatakan,. korban ditemukan pertama oleh Didi yang merupakan teman kontrakannya. Pagi hari, Tusroanto ditemukan sudah tergeletak dengan posisi tertelungkup tanpa menggunakan pakaian di kamar mandi.
Didi yang melihat itu, langsung meminta tolong warga setempat. Warga pun berdatangan. Setelah dicek, korban terlihat sudah tidak bernafas. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Astanajapura.
“Anggota Polsek setelah mendapat laporan, langsung cek lokasi. Setelah benar, kemudian berkordinasi dengan unit identifikasi Polresta Cirebon dan Petugas medis. Kami juga mengamankan lokasi agar masyarakat jaga jarak. Karena saat itu, penyebab kematian korban belum diketahui,” paparnya.
Tidak lama kemudian, tim medis dan unit identifikasi pun datang. Jenazah korban kemudian langsung dievakuasikan sesuai dengan protokol kesehatan oleh pihak manajemen safety PT. COIN PLTU 2 menggunakan Ambulan Desa Kanci. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit  Universitas Mummadiyah Cirebon, Mertapada, Kabupaten Cirebon.
Hasil dari pemeriksaan di Rumah Sakit Muhammadiyah tidak ada tanda tanda luka bekas benda tajam dan atau tumpul. Tim medis juga melakukan cek Covid-19. Dipastikan, korban ada riwayat sakit panas, batuk dan atau sakit pernapasan yang mengarah pada gejala Covid 19.
“Hasil pemeriksaan dokter RS UMC menerangkan bahwa almarhum non reaktif Covid-19. Dari keterangan keluarganya, juga korban sudah lama mengidap penyakit darah tinggi dan jantung,” tandasnya.
Polisi kemudian menyerahkan jenazah korban ke keluarganya. Keluarga mengaku tidak mau memperpanjang kasus tersebut. Sehingga, keluarga korban pun menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah korban kemudian dibawa keluarga ke rumah duka yang akan dikebumikan di daerah asalnya. (cep)
 

0 Komentar