Tugaskan Katibi Bantu Selesaikan Covid-19

mutasi-kota-cirebon
Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan sambutan saat pelantikan ASN, Senin (9/11). Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

ADA yang menarik dari pelantikan rotasi dan promosi jajaran eselon III dan IV yang digelar di Hotel Prima. Walikota menempatkan dr Katibi sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan. Yang sebelumnya menjabat wakil direktur penunjang medis dan pendidikan di RSD Gunung Jati Cirebon.
Walikota punya alasan khusus yakni, membantu penanganan covid-19 di Kota Cirebon. Termasuk tugas kepala dinas kesehatan. “Saya minta dr Katibi membantu menyelesaikan covid-19,” ujar Azis, kepada Radar Cirebon, Senin (9/11).
Walikota juga tidak menampik rotasi mutasi menimbulkan ketidakpuasan. Namun, dia mengimbau agar dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya. Untuk pejabat yang promosi untuk bersyukur dan istighfar. Sedangkan yang belum berhasil, agar terus berjuang.
Sekretaris Daerah (Sekda), Drs H Agus Mulyadi MSi menjelaskan, rotasi mutasi di lingkungan ASN adalah proses biasa dan menjadi kebutuhan organisasi. Sebab, ada jabatan yang kosong karena pensiun dan penyebab lainnya.
Kemudian untuk penguatan organisasi. Dan proses mutasi, rotasi maupun promosi didasari tim penilai kinerja. Disinggung tentang undangan yang diterima, sekda menyebut, hal itu dikarenakan persyaratan administrasi yang cukup banyak. Mulai persiapan tempat, banyak yang disesuaikan. Kemudian dicek ulang agar tidak ada duplikasi. “Cek and ricek sangat dibutuhkan. Itu bagian dari kehati-hatian,” terangnya.
Para pejabat yang mengalami perpindahan diberi waktu 7 hari ke depan untuk serah terima jabatan. Setelah itu, agar langsung fokus pada pekerjaannya masing-masing.“Segera adaptasi tupoksi baru lakukan penyesuaian. Segera cepat menyelesaikan program dan mempersiapkan program,” tandasnya.
Terkait pengisian posisi camat, sampai kemarin memang belum ada kepastian. Rencananya akan dilantik awal Desember, dan tersedia 3 formasi yakni camat Pekalipan, camat Kesambi. Sedangkan satu lagi Sekda belum bersedia menyebutkan. (abd)

0 Komentar